Kabinet Gaduh Lagi, Masing-Masing Menteri Kayak “Koboi”

333
kompas.com

JAKARTA-Kegaduhan Kabinet Kerja mulai terjadi lagi. Hal ini akibat pernyataan Menko Maritim Luhut Panjaitan meminta Menteri Susi Pujiastuti berhenti menenggelamkan kapal asing pencuri ikan. Tak hanya itu, bahkan Jusuf Kalla juga ikut menekan Susi. Namun, Presiden Joko Widodo justru memuji kebijakan Susi tersebut. “Ini yang sering saya katakan. Padahal sudah tahun ke-4, tapi kabinet belum diikat oleh kesatuan langkah dan arah,” kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan (DPR) Fahri Hamzah lewat pesan singkat, Rabu (10/1/2018).

Lebih jauh Fahri mengkritik silang pendapat yang kembali terjadi di kabinet pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Susi sendiri tetap konsisten pada kebijakannya karena merasa hal tersebut sudah sesuai dengan ketentuan undang-undang. “Pak Jokowi di tahun evaluasi politik dan kinerja pemerintahan ini bisa dituduh gagal mengelola kabinet,” ungkapnya lagi

Fahri mengaku sudah lama mendengar adanya ketegangan di kabinet terkait kebijakan Susi menenggelamkan kapal asing pencuri ikan. Namun, ia menyayangkan ketegangan ini justru sekarang sudah terdengar ke luar. “Saya melihat ada banyak masalah. Tim ekonomi tidak kompak, tim polkam tidak sejalan, tim Kesra jalan masing-masing,” kata dia.

Menurut Fahri, silang pendapat dan ketidakkompakan menteri kabinet kerja ini tak terlepas dari setiap menteri yang ingin mengklaim prestasinya masing-masing. Akibatnya, kerja sama antar kementerian pun dilupakan. “Akhirnya masing-masing menteri kayak koboi,” pungkasnya. ***