Kampanye di Tangerang, Rano Kebanjiran Keluhan Warga

Kampanye di Tangerang, Rano Kebanjiran Keluhan Warga

0
BERBAGI
Cagub Provinsi Banten, Rano Karno/photo Raja Tama

TANGERANG-Calon Gubernur Provinsi Banten, Rano Karno menggelar kampanye politik di Kota Tangerang, Banten pada Minggu (27/11).

Tokoh yang biasa di sapa Si Doel ini mengawali kampanye dengan menyambangi perumahan Total Persada, Kecamatan Priuk, yang selama ini merupakan kawasan langganan banjir di Tangerang.

Bahkan pada musim banjir kemarin, daerah ini merupakan kawasan yang mengalami banjir terparah setinggi 2 sampai 3 meter.

Sebelum berdiskusi dengan warga, Gubernur incumbent tersebut, menyempatkan melihat langsung pompa air dan tanggul penahan air yang berfungsi menjadi alat utama penghalau banjir di kawasan tersebut.

Saat diskusi, banyak keluhan warga disampaikan kepada politisi PDI Perjuangan.

Salah seorang warga bernama Sinah (50 tahun), misalnya. mengeluhkan banjir yang selalu mendatangi rumahnya setiap kali hujan berkepanjangan tiba. “Kami capek ama banjir pak. Tiap hujan nyikatin tembok mulu. Kalau bisa sekalian kalinya dikeruk,” adunya kepada kandidat Gubernur nomor dua itu.

Adi warga RT03 RW06, juga mengadukan hal serupa. Menurutnya warga di kawasan tersebut sudah sering menerima hadiah sembako dan hampir terjadi setiap tahun.  “Jika memungkinkan, kami berharap pemerintah Provinsi Banten melanjutkan pembangunan bendungan di sekitar perumahaan, karena permukiman kami kerap mendapat hadiah, untuk tahun ini saja sudah dua kali kejadian banjir parah disini,”kata Adi, disambut antusiasme warga Priuk lainnya.

Selain kebanjiran keluhan dan permintaan warga, Rano Karno juga kebanjiran dukungan dari warga yang kompak mengacungkan salam dua jari.

Warga juga menginginkan pemeran si Doel itu kembali memimpin Banten. “Kita percaya sama Bang Doel, tapi abang kalau menang harus bantu kita biar gak kebanjiran,” cetus Jamadi, warga Priuk Lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Rano Karno menyebutkan Pemerintah Provinsi membagikan sekitar Rp4,5 triliun untuk bantuan pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Banten.

Menurut Rano, jika perencanaan pembangunan belum dilakukan, tidak menutup kemungkinan belum ada usulan dari pemerintah daerahnya. “Nanti saya ngomong sama Arief (Walikota Tangerang), Dia sama saya deket, udah saya anggap seperti adik,” terang Rano.

Ketika ditanyai wartawan, Rano mengaku senang dapat berkunjung dan mendengarkan keluhan masyarakat.
“Kalau yang  lain mungkin takut. Saya malah nyamperin. Jika seperti ini kan enak komunikasinya,”  pungkas Rano.  (Raja Tama)