Kapolda Metro Jaya Ikut Donor Darah Untuk Bripka Saefudin

Kapolda Metro Jaya Ikut Donor Darah Untuk Bripka Saefudin

0
BERBAGI
Bripka Saefudin hingga kini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Omni, Tangerang Selatan/photo Raja Tama

TANGERANG-Jajaran perwira menengah dan tinggi dilingkup Polda Metro Jaya mendonorkan 15 kantung darah kepada Bripka Saefudin guna mencukupi kebutuhan darah saat dilakukan operasi pengangkatan proyektil yang bersarang akibat baku tembak dengan pelaku begal di Tangerang, Banten.

Bripka Saefudin adalah korban penembakan pelaku begal motor di Kota Tangerang yang hingga kini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Omni, Tangerang Selatan.

Dari 15 kantung darah yang ada satu diantaranya darah Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Moechgiarto, yang ikut mendonorkan darah untuk Bripka Saefudin.  “Saat ini sedang melakukan operasi dan membutuhkan transfusi darah, saya ucapkan terima kasih kepada pejabat utama Polda dan seluruh anggota dari Polrestro Jaksel, Polrestro Tangerang dan Polres Tangsel yang berbondong-bondong ingin mendonorkan darahnya, ini salah satu bentuk kekeluargaan yang sangat Kita apresiasi,” tukas Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, di RS Omni, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (11/6).

Hingga saat ini, Tim dokter dari RS Omni telah berhasil mengangkat proyektil peluru di bagian perut anggota Buru Sergap (Buser) Polsek Pesanggrahan.

Ade Hidayat menjelaskan kondisi terkini Bripka Saefudin paska operasi pengangkatan proyektil sudah sadarkan diri.  “Secara medis saya tidak bisa menjelaskan secara detil yang jelas kebutuhan transfusi darahnya meningkat,” jelasnya.

Bripka Saefudin bersama Aipda Saiful Gofur, merupakan anggota buser Polsektro Pesanggrahan, yang sudah melakukan pengamatan mendalam kepada dua pelaku ranmor, hingga akhirnya memergoki kedua pelaku hingga terjadi baku tembak.

Kedua anggota buser tersebut terkena proyektil senjata rakitan yang digunakan kedua pelaku saat memergoki aksi keduanya. Sementara dua pelaku tersebut tewas dilokasi.