Kecil Kemungkinan Gerindra Bisa Rebut Pimpinan MPR

11

JAKARTA-Kompetisi partai politik memperebutkan jabatan pimpinan MPR diprediksi bakal dimenangkan koalisi pendukung pemerintah. Artinya, wajar parpol koalisi ngotot karena sudah berjuang habis-habisan memenangkan Jokowi.

“Kecil kemungkinan akan diserahkan kepada oposisi, terutama Gerindra,” kata Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN Syahid) Adi Prayitno dalam diskusi Empat Pilar MPR berthema “Musyawarah Mufakat Untuk Pimpinan MPR” bersama di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Menurut Adi, partai-partai seperti PKB dan Nasdem akan mati-matian minta jatah pimpinan MPR. “Termasuk Golkar juga tidak akan berhenti meminta jatah. Kalau secara proporsional Golkar-kan ururan kedua,” tambahnya.

Sementara itu dari F-PPP Achmad Baidowi (Awiek) mengungkapkan kemungkinan besar Fraksi PPP akan menawarkan Arsul Sani, yang selama ini aktif di Komisi III DPR RI. “Salah-satunya nama yang layak dari PPP untuk di MPR RI, Pak Arsul Sani,” ungkapnya.

Lebih jauh Awiek menyebutkan terbuka peluang pimpinan MPR dipilih secara aklamasi. Dalam hal ini DPD memainkan peran. Jika sulit mencari ketua MPR dari partai politik, maka pilihannya Ketua MPR dari DPD. “Jumlah kursi DPD sebesar 136 memiliki kekuatan tersendiri. Jumlah ini lebih besar dari anggota masing-masing fraksi yang ada di MPR,” katanya.

Kemungkinan tersebut, lanjut Ahmad Baidowi, bisa terjadi. “Namun dari pengalaman dalam pemilihan pimpinan MPR, komposisi yang menempatkan anggota DPD sebagai ketua MPR belum pernah berhasil,” ujarnya.