Kemendag Gelar Pasar Murah Satu Bulan Penuh

44

JAKARTA-Kementerian Perdagangan RI menggelar Pasar Murah selama satu bulan penuh di lapangan parkirnya, terhitung 5 Juli  hingga 2 Agustus mendatang.“Bersama para produsen dan asosiasi bahan kebutuhan pokok, kami menyediakan berbagai macam bahan kebutuhan pokok, baik pangan maupun sandang dengan harga yang terjangkau, agar selama bulan Puasa ini masyarakat berpenghasilan rendah yang berada di sekitar lingkungan Kemendag dapat memenuhi kebutuhan dasarnya,” ujar Sekretaris Jenderal Gunaryo saat membuka secara resmi Pasar Murah 2013 di Kemendag.

Bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah kali ini meliputi produk-produk pangan hasil industri, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu; hasil peternakan, seperti daging sapi, daging ayam, telur ayam; produk hortikultura, seperti buah dan sayur mayur; pangan olahan dan kebutuhan rumah tangga lainnya, seperti baju, mukena, sepatu, batik; serta produk Usaha Kecil dan Menengah (UKM), seperti jajanan tradisional khas daerah.

Menurut Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Srie Agustina, dalam kegiatan pasar murah ini, pihak penyelenggara menyediakan beberapa paket bahan kebutuhan pokok seperti beras sebanyak 300 paket, minyak goreng 2.500 liter, gula pasir 500 kg, daging ayam 300 ekor, telur ayam 250 kg, daging sapi 500 kg, tepung terigu 360 kg, serta produk hortikultura masing-masing 50 paket. “Sedangkan produk sandang dan pangan olahanlainnya dijual dengan harga rata-rata berkisar 50-70% dari harga pasar,”imbuhnya.

Tahun ini Kemendag menyediakan 40 stand/booth, 15 tenda jualan, serta 10 gerobak jualan untuk pasar murah. Tempat tersebut diisi antara lain oleh Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia (AIMMI), Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU), Pusat Informasi Pemasaran (PINSAR) Unggas Indonesia, Persatuan Pedagang Gula Indonesia (PPGI), Asosiasi Pengusaha Protein Hewani

Indonesia (APPHI), Perum BULOG, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), National Meat Processor Association Indonesia (NAMPA), Gabungan Pengusaha Makanan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI), Pasar Induk Kramat Jati, PT. Sarinah (Persero) serta UKM Pangan dan Kuliner Binaan Kementerian Perdagangan.

Sekjen mengatakan bahwa pelaksanaan pasar murah tidak hanya dilakukan di kantor Kemendag saja, tetapi juga diselenggarakan di 33 provinsi di seluruh Indonesia dengan rata-rata pelaksanaan 3-5 kali di setiap daerah dimulai sejak 4 Juli hingga 3 Agustus 2013.

“Dengan demikian, kami berharap seluruh masyarakat Indonesia dapat mengakses bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sehingga mereka dapat melaksanakan ibadahnya dengan lancar di bulan puasa ini,”imbuhnya.

Kemudian Sekjenjuga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak pendukung acara pelaksanaan pasar murah di seluruh Indonesia. “

Kerja sama yang sinergis antara pemerintah dan dunia usaha ini tentunya dapat meringankan beban masyarakat terutama bagi yang membutuhkan. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini menjadi berkah bagi semua,”

serunya.