Kemenperin Gelar Produk Kerajinan Dekranas

54

JAKARTA-Industri kreatif merupakan salah satu sektor strategis karena mampu memberikan kontribusi cukup besar bagi perekonomian nasional. Hal tersebut terlihat dari jumlah industri kecil dan menengah (IKM) sebanyak 3,4 juta unit pada 2013, yang mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 10,3 juta orang dan memberikan sumbangansignifikan terhadap nilai ekspor sebesar USD 19.579 juta. Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian terus mendorong pengembangan industri kreatif yang pertumbuhannya semakin meningkat sekitar 7% per tahun. Demikian disampaikan Menteri Perindustrian Mohamad S Hidayat dalam sambutannya pada pembukaan Gelar Produk Kerajinan Dekranas di Plasa Pameran Industri, Kementerian Perindustrian, Selasa (6/5).

Pameran yang diresmikan langsung oleh Ketua Umum Dekranas Hj. Herawati Boediono didampingi oleh Menperin Mohammad S Hidayat, dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar, Duta Besar LBBP RI untuk Argentina Nurmala Kartini Sjahrir dan Ketua Dekranasda Prov. DKI Jakarta Veronica Tjahaja Purnama.

Pameran yang diselenggarakan selama empat hari, mulai tanggal 6 – 9Mei 2014 dan dibuka untuk umum pada pukul 10.00 – 17.00 WIB, diikuti sebanyak 45 peserta IKM binaan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dari berbagai daerah, antara lain DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Papua, NTT, dan NTB dengan menampilkan aneka produk kerajinanseperti tenun, aksesoris, dan fashion.Pameran initerselenggara atas kerjasama Direktorat Jenderal IKM bersama Dekranas dan Cita Tenun Indonesiadengan tujuan untuk mempromosikan produk terbaik dari para perajin binaan Dekranas khususnya produk tenun sehingga dapat mendorong peningkatan kepercayaan konsumen terhadap mutu tenun, serta meningkatkan apresiasi dan citra tenun Indonesia di mata dunia.Pada tahun ini, Gelar Produk Kerajinan Dekranas memilih tema “Peningkatan Citra Tenun Indonesia sebagai Warisan Budaya Indonesia”.

Dapat disampaikan, tenun merupakan salah satu karya budaya yang diproduksi di berbagai wilayah di seluruh Nusantara serta memiliki makna, nilai sejarah, dan teknik yang tinggi dari segi warna, motif, dan jenis bahan ataupun benang yang digunakan, dimana setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing. “Tenun sebagai salah satu warisan budaya tinggi atau heritage merupakan kebanggaan bangsa Indonesia, dan mencerminkan jati diri bangsa. Oleh karena itu, tenun baik dari segi teknik produksi, desain dan produk yang dihasilkan harus dijaga dan dilestarikan keberadaannya, serta dimasyarakatkan kembali penggunaannya,” tegas Menperin.

Terkait dengan banyaknya daerah yang menjadi produsen tenun, Menperin mengatakan, keberagaman motif dengan perbedaan latar belakang budaya dan lingkungan akan menciptakan keunikan hasil tenun pada setiap daerah. Sementara itu, peningkatan teknik pembuatan yang menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) membuat kualitas dari kain tenun Indonesia tetap terjaga baik, dimanasebelumnya sebagian besar masih banyak menggunakan alat gedokan. “Dari sana dapat dipastikan pada tahun-tahun ke depan, respon pasar untuk tenun Indonesia akan bersaing dengan batik,” jelasnya.

Dalam upaya meningkatkan kualitas produk IKM yang sesuai standar dan mutu serta kemampuan memenuhi order yang besar dalam waktu singkat, Kementerian Perindustrian terus melakukan peningkatan kemampuan SDM IKM melalui berbagai macam pelatihan ataupun pendampingan serta memberikan fasilitasi mesin dan peralatan baik program revitalisasi maupun program restrukturisasi untuk dapat meningkatkan produktivitas IKM. Hal tersebut seusai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian.

Menperin mengharapkan, dengan adanya Gelar Produk Kerajinan Dekranas,berbagai produk kerajinan hasil kreasi para pengrajin akan semakin dikenal di kalangan masyarakat luas, dengan tampilan yang semakin baik dari segi kualitas, desain, kemasan, serta harganya yang kompetitif dan berdaya saing. Selanjutnya, Menperin mengharapkan kepada Dekranas agar lebih meningkatkan peranannya dalam meningkatkan kualitas dan produktivitas kerajinan Indonesia. Di samping itu, Dekranas juga dapat terus menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan industri yang sehat, maju dan mandiri sehingga dapat mengangkat perekonomian bangsa.