Kemenperin Kembangkan Perpustakaan Berbasis Online

Kemenperin Kembangkan Perpustakaan Berbasis Online

0
BERBAGI
Menperin Saleh Husin seusai membuka Book Fair menerima cinderamata yang diserahkan Kepala Biro Humas Kemenperin Setia Utama disaksikan Sekretaris Jenderal Syarif Hidayat di Plasa Pameran Industri, Jakarta (12/4).

JAKARTA-Perpustakaan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melakukan serangkaian inovasi melalui pelayanan berbasis online dalam upaya menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Layanan ini  terintegrasi dari hulu sampai hilir.

Hal itu disampaikan Menteri Perindustrian (Menperin), Saleh Husin ketika membuka Kemenperin Book Fair, di Gedung kemenperin, Jakarta, Selasa (12/4).

Menurutnya, salah satu layanan tersebut melalui integrasi website dan libranet. “Sistem ini semakin meningkatkan kehandalan layanan serta memudahkan pustakawan dalam melakukan pengelolaan perpustakaan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Kementerian Perindustrian juga terus menjalin kerjasama dengan Perpustakaan Nasional sebagai induk dan pembina perpustakaan Indonesia dalam pengembangan kompetensi pustakawan dan standardisasi pengelolaan perpustakaan. “Saya berharap kerjasama ini akan terus terjaga dengan baik,” urainya.

Kegiatan Book Fair ini, yang diselenggarakan pada 12-15 April 2016 di Plasa Pameran Industri Kementerian Perindustrian, selain sebagai bentuk promosi perpustakaan Kemenperin, juga diharapkan dapat merangsang minat baca pengunjung melalui penyediaan buku murah yang berkualitas. Meski dewasa ini era digital kian menggeser keberadaan buku manual, namun arti penting sebuah buku sebagai literatur primer tetap dibutuhkan. Selain itu kontribusi dari berbagai komunitas yang ikut memeriahkan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri dalam perpaduan seni budaya dan ilmu pengetahuan.

Perpustakaan Kementerian Perindustrian merupakan salah satu “perpustakaan khusus” dengan koleksi mayoritas bidang industri untuk mendukung visi dan misi Kementerian Perindustrian melalui serangkaian literatur dan referensi ilmiah yang dapat mendukung proses pengkajian kebijakan serta penelitian dan pengembangan industri seperti SNI, jurnal, buletin, handbook dan textbook.  “Saya mengharapkan penyelenggaraan “Kemenperin Book Fair” dapat memberi kesempatan seluas-luasnya kepada pengunjung untuk menambah wawasan dan khasanah pustaka yang berkualitas. Kita jadikan kegiatan ini sebagai bekal untuk menyiapkan generasi bangsa yang handal dan tangguh demi tercapainya kehidupan industrialiasi yang lebih baik,” tutup Menperin.