Kementerian PUPR Lakukan Pemeringkatan Jalan Hijau

Kementerian PUPR Lakukan Pemeringkatan Jalan Hijau

0
BERBAGI

JAKARTA-Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Litbang Jalan dan Jembatan sudah mulai melakukan Greenroad Rating (Pemeringkatan Jalan Hijau). Dengan adanya Pemeringkatan Jalan Hijau diharapkan dapat mendorong para pelaksana konstruksi untuk menerapkan kegiatan yang berprinsip pada keberlanjutan.

Kepala Balitbang Kementerian PUPR, Danis H Sumadilaga di Jakarta, Rabu (3/11) mengatakan bahwa Sistem Pemeringkatan Jalan Hijau disusun sebagai salah satu langkah pendorong untuk mewujudkan jalan yang berkelanjutan.

Ia menyampaikan, Pemeringkatan Jalan Hijau dilakukan dengan cara mengevaluasi dan memeringkat banyaknya kegiatan yang berprinsip pada berkelanjutan dan diterapkan di setiap pekerjaan jalan dan jembatan. “Melalui Pemeringkatan Jalan Hijau, akan mendorong para pelaksana konstruksi menerapkan kegiatan di setiap proyek peningkatan jalan maupun jalan baru atau jembatan yang berprinsip pada keberlanjutan,” kata Danis.

Peringkat Jalan Hijau, menurut Danis, dibagi menjadi empat tingkatan, yang pada setiap tingkat ditandai dengan jumlah bintang. Untuk dapat disebut Jalan Hijau proyek pembangunan jalan baru maupun lama harus memenuhi kriteria keberlanjutan yang dilihat dari aspek lingkungan, akses dan transit (transportasi masyarakat), pelaksanaan konstruksi, material dan sumber daya alam yang digunakan dan juga teknologi perkerasan. “Jalan hijau adalah jalan yang dirancang dan dilaksanakan dengan menerapkan prinsip keberlanjutan yang meliputi aspek perlindungan lingkungan, aspek pemenuhan kebutuhan dasar manusia, dan aspek ekonomis,” ujar Danis.

Beberapa infrastruktur jalan dan jembatan yang berhasil mendapatkan Peringkat Jalan Hijau di antaranya Jalan Tol Bali Mandara di Bali, underpass Dewa Ruci di Bali dan Jembatan Kelok Sembilan di Padang, Sumatera Barat. Ketiga infrastruktur tersebut berhasil mendapat empat bintang, dan untuk flyover Bukittinggi di Sumatera Barat mendapat tiga. ***