Keprotokolan Kementan Wujudkan Nasionalisme Kebangsaan

14

BOGOR-Rasa nasionalisme dan kebangsaan masyarakat Indonesia perlu terua dipupuk. Utamanya saat ini bagi para ASN, ditengah euforia kebebasan dan disinformasi terhadap negara. Protokol di lingkup kementerian, sebagai penasehat ahli bagi pimpinan, dan pengarah kegiatan resmi harus diperkuat sisi mental dan kebangsaan.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan), Kuntoro Boga Andri mengatakan keprotokolan dituntut untuk bekerja secara profesional, cepat dan akurat. Untuk itu diperlukan jejaring yang kuat antar Eselon I, UPT dan Dinas.

“Pembinaan dan kegiatan character building yang dilakukan ini penting sekali, untuk menunjang agenda yang padat dan kesibukan melayani pimpinan”, kata Kuntoro dalam pembukaan acara Pelatihan Keprotokolan dan Tata Upacara Bendera di Bogor, Kamis malam (17/10/2019).

Kegiatan tersebut berlangsung tanggal 17 hingga 19 Oktober 2019 diikuti seluruh perwakilan Eselon I Kementan.

Ia menegaskan protokol harus mempunyai keterampilan komunikasi, dan juga melindungi pimpinan. Khusus tata upacara bendera, harus dapat dipahami dengan baik.

“Hal ini mengingat keberhasilan dan hikmat upacara berdampak pada etos kerja dan menumbuhkan jiwa nasionalisme,” tegasnya.

Kepala Subbagian Protokol Kementerian, Sekretariat Jenderal Kementan, Eko Nugroho, juga selaku panitia mengatakan pembinaan Petugas upacara lingkup Kementan penting dilakukan, mengingat setidaknya 11 kegiatan Upacara Bendera yang dilakukan setiap tahunnya di Kementan.

“Biasanya petugasnya dilakukan secara bergiliran dari Eselon I. Kami ingin petugas upacara yang lebih handal. Sehingga selesai upacara, nasionalisme pegawai Kementan tumbuh dan terjaga”, kata Eko.

Sebagai informasi, para peserta pembinaan ini para peserta akan dibekali materi, antara lain Pelayanan Prima Keprotokolan dan Tata Upacara Simson Leider Nadeak Kasubbag Upacara Protokol Kepresidenan, Pelatihan PBB bersama TNI AD, Tata Upacara Bendera oleh Tim Paskibra Indonesia, dan Caracter Building oleh Tim Agile Innovation Lab.