Kisah Pilu Maryamah, Korban Penipuan Pengembang Perumahan Syariah

178
rumah syariah
Maryamah (55), PPSU Jakarta Barat, jadi korban penipuan rumah syariah Amanah City.

TANGERANG-Maryamah (55), warga Jalan Haji Mading, Puri Kembangan, Jakarta Barat tidak dapat menyembunyikan kesedihannya saat mengetahui bahwa rumah syariah yang rencananya dibangun oleh pengembang PT Wepro Citra Sentosa ternyata bodong.

Meski demikian, dia sangat berharap rumah syariah yang diimpikan bisa terwujud.

Pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat itu, berharap pengembang PT Wepro Citra Sentosa bertanggungjawab atas uang yang telah dia setorkan.

“Ibu sudah setor total itu Rp20 juta. Ibu ambil dua sama anak Ibu. Karena dari sejak punya suami sampai hari ini, Ibu tinggal mengontrak,” ucap Maryamah yang sehari-hari menjadi petugas kebersihan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat itu.

Maryamah menerangkan, PPSU pembeli rumah syariah yang dikembangkan oleh PT Wepro ini, tak hanya dia seorang. Tapi ada 45 petugas PPSU lain yang juga membeli unit rumah dengan nama Amanah City, di kawasan Maja, Lebak, Banten itu.

“Ada 45 temen-temen ibu, semuanya PPSU di Kelurahan Kembangan Selatan,” katanya.

Maryamah mengaku tertarik membeli rumah syariah di Maja, lantaran dijual dengan harga terjangkau dan memiliki skema pembayaran yang mudah.

“Selain murah, ya mudah. Dp waktu itu 2 juta, terus cicilan Rp1,5 juta. Ibu bayar Rp3 juta karena dua sama anak. Ibu sudah bayar cicilan 6 kali. Dalam aturannya, Rp1,5 juta itu ibu cicil selama 10 tahun,” pungkasnya.

Dia sampai saat ini masih bermimpi, rumah syariah yang telah dia tengok lokasinya di kawasan Maja itu, bisa terealisasi.

“Ibu minta berikan hak ibu, kalau memang tidak bisa mengadakan rumah itu ya kembalikan uang Ibu. Emang kita kerja boleh nipu orang, kita ngucuri keringet di jalan,” ucapnya.