Komposisi Dewan Gubernur BI Tak Lengkap

44

JAKARTA-Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai kurang tanggap terhadap  komposisi Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) yang tidak lengkap sesuai dengan amanat Undang-undang BI. Saat ini, susunan Dewan Gubernur BI compang. Padahal  berdasarkan pasal 37 ayat 1 UU BI mengamanatkan bahwa Dewan Gubernur BI terdiri dari gubernur, deputi gubernur senior dan empat orang deputi gubernur. “Saat ini Dewan Gubernur BI hanya gubernur dan tiga deputi gubernur. Ini menyalahi dari UU. Presiden sudah salah dan tidak tanggap. Para pembantu presiden juga tidak mengingatkan soal ini,” ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR, Harry Azhar Azis di Jakarta,” Selasa (19/2).
Menurut Harry, komposisi pimpinan di BI tersebut sebenarnya tidak pantas untuk disebut sebagai Dewan Gubernur BI, mengingat sejak 2009 BI tidak lagi memiliki deputi senior. “Apa mereka sekarang ini bisa disebut dewan gubernur? Saya kira tidak,” tegas dia.

Sebagaimana diketahui, saat ini susunan Dewan Gubernur BI hanya diisi Gubernur BI Darmin Nasution dan tiga Deputi Gubernur BI yang terdiri atas Hartadi A Sarwono, Halim Alamsyah dan Ronald Waas.

Lebih lanjut Harry mengatakan, sampai hari ini SBY juga belum mengirimkan nama-nama calon Gubernur BI pengganti Darmin Nasution. Padahal, kata dia, masa jabatan gubernur akan berakhir pada 22 Mei tahun ini dan tiga bulan sebelumnya mesti sudah ada calon pengganti yang diusulkan Presiden. “Sampai saat ini Presiden belum ada usulan untuk nama-nama calon Gubernur Bank Indonesia, sedangkan sisa waktu tinggal tiga hari lagi untuk diusulkan paling lambat 22 Februari ini,” papar Harry.

Kalau pun Darmin harus dicalonkan lagi, jelas Harry, DPR belum bisa mengambil sikap, karena belum menunjuk para calon Gubernur BI. “Layak atau tidak layaknya Pak Darmin diajukan kembali, itu setelah usul dari presiden. Tetapi Presiden belum mengusulkan. Seharusnya sebut dahulu nama-namanya,”  kilah Harry