Laba Bersih Pertagas Tumbuh 29%

125

JAKARTA-Rapat Umum PemegangSaham (RUPS), PT Pertamina Gas (Pertagas) mengesahkan Laporan Keuangan tahun buku 2013 (audited). Pertagas membukukan laba bersih sebesar USD$ 158,84 juta atau sekitar Rp 1,9 Triliun (kurs Rp 12.189). Sebuah capaian yang membanggakan 54.76% dari Rencana Kerja Anggaran Pendapatan Perusahaan (RKAP 2013). Laba bersih perusahaan 2013 sebesar Rp 1,9 Triliun tersebut meningkat 29%, bila dibandingkan laba tahun 2012. Laba anak perusahaan Pertamina ini terus tumbuh, dari tahun 2009 sebesar Rp. 198 miliar, kemudian berturut-turut Rp. 555 Miliar (2010), Rp. 808 Miliar (2011),  dan Rp. 1,21 Triliun (2012). “Selama lima tahun terakhir laba Pertagas tumbuh secara signifkan, dengan kinerja perusahaan yang sehat kategori AA, dan semakin mengokohkan tekad kami memenangkan kompetisi dalam bisnis gas,” kata Direktur Utama Pertagas Hendra Jaya di Jakarta, Senin (24/3).

Optimisme ini juga terlihat pada pendapatan perusahaan. Pada tahun 2013, Pertagas meraup pendapatan USD$ 615,46 juta atau sekitar Rp. 7,5 Triliun, meningkat 54% dibanding tahun 2012 sebesar USD$ 400,22 juta.

Peningkatan pendapatan Pertagas 2013 ini diperoleh dari pendapatan niaga gas yang meningkat lebih dari 65%  sebesar USD$ 246,28 juta dari USD$ 149,47 juta pada 2012. Dalam niaga gas Pertagas mampu melakukan realisasi sebesar 33,866 BBTU dari 23.070 BBTU (2012). “Ini merupakan hasil dari upaya Pertagas mengembangkan pasar, misalnya peningkatan penjualan untuk industri di Jawa Barat dan Jawa Timur, serta industri pupuk di Sumatera Selatan,” lanjutnya.

Pendapatan lainnya yang diperoleh dari transportasi gas, transportasi minyak dan gas terproses juga meningkat. Perkembangan yang cukup positif terlihat pada pendapatan perusahaan yang berasal dari penjualan LPG dan lean gas yakni  USD$ 87,68 juta pada 2013, naik signifikan 483,82%  dari tahun 2012 yang hanya mencapai USD$ 15,02 juta. Ini membuktikan bahwa Pertagas mampu mengembangkan bisnis sebagaimana layaknya perusahaan nasional lainnya.

Selama tahun 2013 Pertagas juga melakukan investasi pengembangan usaha sebesar USD$ 286,64 juta atau sekitar Rp. 3.5 Triliun, naik 213,92% dibanding tahun 2012 sebesar USD$ 91,36 Juta. Dari total investasi sekitar USD$ 930 juta di tahun 2014, tidak kurang dari 76% dialokasikan untuk pembangunan proyek pipa Arun–Belawan, Muara Karang – Tegalgede, Pipa Gresik – Semarang.