Lion Air Grup Permudah Akses Wisatawan dan Pebisnis ke Koridor Ekonomi Sulteng

66
Ilustrasi

PALU-Lion Air Group berkomitmen untuk mendukung pengembangan destinasi wisata dan bisnis di Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui sektor udara.

Jalur transportasi ini telah menjadi faktor utama dalam percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Kesungguhan tersebut merupakan bagian dari rencana strategis Lion Air Group yaitu turut membantu dan kolaborasi bersama pemerintah propinsi dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap potensi pariwisata khususnya di Sulteng.

Salah satunya, Lion Air Group berpartisipasi dalam Sulteng Expo 2018 yang mengusung konsep edukasi investasi, pariwisata dan pengembangan industri kreatif. Kegiatan promosi daerah ini melibatkan sektor perjalanan udara, produk UKM, budaya, kerajinan nasional dan produk jasa unggulan lainnya.
Acara dilaksanakan pada 13 – 17 April 2018, di Sirkuit Panggona, STQ Nasional, Bukit Jabal Nur, Kota Palu.

President and CEO Lion Air Group Edward Sirait, mengatakan, Lion Air Group akan senantiasa mendorong kunjungan wissatawan melalui berbagai aktivitas yang menarik. Agenda seperti Sulteng Expo 2018 ini mampu menjadi forum sinergi berbagai pemangku kepentingan pelaku pariwisata nasional dan daerah untuk bersama-sama dalam mengembangkan tourism yang didukung sektor lain guna menyediakan jasa pariwisata di Sulawesi Tengah.

“Dalam menciptakan dan mengembangan kawasan tujuan wisata harus mengedepankan berbagai aspek, sehingga aktivitas pengunjung selama berada di destinasi menjadi lebih komprehensif. Lion Air Group optimis, potensi yang dimiliki Sulteng dipadu kerjasama secara baik bersama para pemain industri transportasi udara, infrastruktur serta pihak terkait lainnya bisa mendongkrak kunjungan wisatawan ke Palu dan destinasi lainnya di Sulawesi Tengah,” papar Edward.

Lion Air Group sudah berperan dalam menyediakan akses dari dan menuju Sulteng, sesuai konsep Komponen Daerah Tujuan Wisata 3A, yaitu daya tarik (attractions), fasilitas (amenities), aksebilitas (access).
Kehadiran jasa penerbangan semakin mempercepat koneksi dari dan ke wilayah ini.

“Ketersediaan pilihan penerbangan akan mampu menggiatkan wisata dan bisnis ke daerah, karena connectivity menuju ke destinasi wisata itu harus bisa ditempuh dalam jangka pendek, nyaman, aman dan terjangkau,” ulasnya.

Menurutnya, Sulawesi Tengah menjadi salah satu hub (penghubung) Lion Air Group. Propinsi ini memiliki tujuh bandar udara. Hal tersebut dinilai sangat menguntungkan dalam percepatan pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat.