Lion Air Resmikan Penerbangan Perdana Samarinda ke Yogyakarta

13

SEMARANG-Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memulai penerbangan perdana rute baru non-stop Samarinda ke Yogyakarta pergi pulang (PP) yang memiliki frekuensi satu kali setiap hari. Untuk itu segera miliki rencana traveling menuju kedua kota tersebut yang dikenal instagenic.

Inaugural flight diresmikan dengan pengguntingan pita oleh Direktur Operasi Lion Air, Capt. I Putu Wijaya; Kepala Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (APT Pranoto) Samarinda, Dodi Darma Cahyadi; District Manager Lion Air Group Kalimantan Timur, Achmad Affandi; Station Manager Lion Air Group Samarinda, Nasrul beserta tim Lion Air Group Samarinda.

Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro menjelaskan pelepasan penerbangan perdana juga dilakukan pemberian manik-manik berbentuk kalung khas lokal kepada pilot dan satu awak kabin serta beberapa penumpang pertama.

“Lion Air nomor penerbangan JT-869 lepas landas tepat waktu (on time) dari Bandar Udara Internasional Aji Pangerang Tumenggung Pranoto, Samarinda, Kalimantan Timur (AAP) pukul 11.50 WITA dan mendarat dengan sempurna di Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta (JOG) pukul 12.35 WIB,” jelasnya.

Peresmian terbang pertama dari Yogyakarta dilaksanakan melalui pengguntingan pita oleh Direktur Operasi Lion Air, Capt. I Putu Wijaya; Area Manager Lion Air Group DIY & Jawa Tengah, Widi Wiyati; Station Manager Lion Air Group Yogyakarta; Ri Paduka, Kepala Departemen Keuangan Angkasa Pura I Cabang Yogyakarta, Dimiyana Kristianti; tim Lion Air Group Yogyakarta serta pengalungan kain batik khas kepada co-pilot, satu pramugari dan beberapa dari penumpang.

“Untuk rute sebaliknya, Lion Air nomor JT-868 berangkat tepat waktu dari Yogyakarta pukul 13.10 WIB dan memiliki jadwal kedatangan pada 16.00 WITA di Samarinda,” terangnya.

Penerbangan perdana hari ini, Lion Air mengoperasikan pesawat terbaru Boeing 737-900ER registrasi PK-LPY. Dalam menggugah minat jalan-jalan tujuan Yogyakarta dan Samarinda, Lion Air menawarkan pengalaman terbang dengan armada Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi) dan Boeing 737-900ER (215 kursi kelas ekonomi).

“Lion Air mengucapkan terima kasih kepada regulator, pengelola bandar udara setempat, AirNav Indonesia, seluruh kru, karyawan dan semua pihak dalam membantu kelancaran rencana rute Kalimantan Timur (Kaltim) ke Yogyakarta,” imbuh Danang.

Samarinda akhirnya menempatkan menjadi destinasi kedua di Kaltim, setelah kesuksesan layanan Jogja ke Balikpapan. Dengan demikian, rute ini adalah opsi baru pebisnis dan pelancong melalui penerbangan langsung dengan pilihan jadwal terbaik di Samarinda dan Yogyakarta.

Kehadiran rute Samarinda ke Jogja merupakan ekspansi bisnis dan bagian komitmen Lion Air untuk menghubungkan antardestinasi domestik sekaligus memperkuat layanan serta jaringan Lion Air yang saat ini sudah beroperasi.

Rute Samarinda ke Jogja mempunyai target tingkat keterisian penumpang (load factor) berkisar 70%-80%, diharapkan bisa menawarkan nilai lebih bagi travelers dalam bepergian. Dari berbagai kota dapat singgah terlebih dahulu (transit) atau dengan menghabiskan waktu di Jogja, kemudian bisa meneruskan perjalanan ke Samarinda.

Demikian juga bagi travelers dari Samarinda bisa terbang langsung ke Jogja, kemudian mudah mendapatkan penerbangan lanjutan (connecting flight) menuju kota tujuan popular Lion Air Group lainnya.

Samarinda sebagai destinasi baru ini telah menjawab permintaan pasar perjalanan udara antara Kaltim dan Jogja. Hal ini juga dalam upaya mendukung program pemerintah melakukan pengembangan pariwisata nasional seiring meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia serta mendongkrak wisatawan nusantara.

Untuk mempersiapkan rencana perjalanan lebih awal agar semakin menyenangkan, Lion Air menawarkan travelers layanan berkonsep “sesuai kebutuhan”. Jika akan membawa bagasi saat bepergian maka dapat membeli bagasi. Sebaliknya, bila bepergian tanpa bagasi, maka tidak perlu membayar bagasi.

Bagi pelanggan yang akan membawa bagasi dapat melakukan pembelian voucher bagasi (pre-paid baggage) melalui agen perjalanan (agent travel), website Lion Air www.lionair.co.id dan kantor penjualan tiket Lion Air Group. Pelanggan dapat membeli dengan harga lebih hemat pada saat dan setelah pembelian tiket (issued ticket), dengan batas waktu maksimum enam jam sebelum keberangkatan.

Terkait dengan ketentuan barang bawaan ke kabin (hand carry), aturan yang berlaku yaitu setiap pelanggan (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop/ perlengkapan bayi/ bahan membaca/ kamera/ tas jinjing wanita (hand luggage).