LPG 3 Kg Langka, Fahri : Harus Ada Yang Bertanggungjawab

54

JAKARTA-Kelangkaan gas LPG 3 Kg yang dikenal dengan sebutan ‘Si Melon’ hampir terjadi di sejumlah daerah beberapa hari ini. Jadi boleh dikatakan hal ini adalah bentuk kegagalan manajemen logistik nasonal. “Nah siapa yang bertanggungjawab atas kegagalan manajemen itu, tentu harus ada, kecuali pemerintah,”

Demikian katakan Wakil Ketua DPR RI Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat (Koorkesra) Fahri Hamzah saat dihubungi wartawan, Selasa (12/12).

Fahri mengatakan LPG 3 Kg itu adalah produk kebutuhan pokok masyarakat yang dipakai setiap hari, dimana jumlahnya tetap. Meningkat atau turun ada dalam statistik dan alur distribusinya jelas, suplay and demand termasuk produksi distribusi hingga konstruksinya itu jelas datanya. “Jadi apabila terjadi kelangkaan, itu kita sebut sebagai kegagalan manajemen,” sebut politisi dari PKS itu lagi.

Karena itu, menurut Fahri pemerintah harus memberikan penjelasan secara akurat tentang siapa yang bertanggung jawab, dan apa sebabnya terjadi kelangkaan. Penjelasan pemerintah itu perlu agar masyarakat itu mengalami ketenangan. “Sampaikan dong kenapa itu (kelangkaan) terjadinya. Jangan dibiarkan dan lepas tangan,” tambahnya.

Sebab, masalah ini lanjut Fahri adalah persoalan penting yang bisa menyebabkan problem-problem yang meresahkan masyarakat, jika ini menjadi lebih luas dan kelangkaan itu terus berkembang. “Ini harus segera diakhiri, segera dijawab, dan harus segera diupayakan agar kembali secara normal,” pungkasnya. ***.