Luncurkan Aplikasi, GandengTangan Target Kucurkan Rp 130 Miliar Untuk Usaha Mikro

16

JAKARTA-GandengTangan, salah satu pionir crowdlending yang merupakan wirausaha binaan Bank DBS Indonesia, meluncurkan aplikasi terbaru di ulang tahun keempatnya.

Berada di bawah naungan DBS Foundation, aplikasi Android yang diluncurkan oleh GandengTangan bertujuan untuk memudahkan akses para pendana dalam menggunakan layanan dari GandengTangan.

“Melalui aplikasi ini, pendana dapat lebih mudah melakukan top up, mendanai usaha mikro, penarikan dana, serta akan mendapatkan transparansi transaksi dari hasil pendanaan kepada proyek usaha mikro,” ujar CEO GandengTangan, Jezzie Setiawan.

DBS Foundation sendiri merupakan upaya dari Bank DBS untuk menciptakan dampak yang berkelanjutan dalam menyoroti kebutuhan sosial di Asia yang terus berevolusi. Menyadari bahwa wirausaha sosial memegang peranan penting dalam kontribusi pada perkembangan sosial dan ekonomi yang inklusif, oleh karena itu DBS Foundation secara aktif mendukung perusahaan sosial dengan Social Enterprise Grant Programme yang diselenggarakan setiap tahun.

GandengTangan sendiri merupakan salah satu penerima Social Enterprise Grant Programme pada tahun 2018 lalu.

Hingga saat ini, GandengTangan telah menyalurkan pendanaan lebih dari 8 milyar rupiah yang terkumpul dari 13.000 pendana. Pendanaan yang berhasil terkumpul kemudian disalurkan untuk 1.859 usaha mikro di berbagai wilayah di Indonesia. Per tahun ini, GandengTangan menargetkan untuk memperluas jangkauan ke luar pulau Jawa supaya penyebaran dampak bagi usaha mikro bisa disalurkan secara merata ke seluruh wilayah Indonesia.

“Pengguna GandengTangan paling banyak mengakses layanan kami melalui telepon genggam. Setelah 4 tahun mengandalkan website serta mendengar banyak masukan dari pengguna GandengTangan, kami membuat aplikasi Android untuk memfasilitasi keinginan para pengguna. Kami ingin menawarkan kemudahan dalam berinvestasi sekaligus menciptakan dampak sosial bagi para pelaku usaha mikro”, ujarnya.

Jezzie mengatakan bahwa pengembangan aplikasi GandengTangan akan terus dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi para pengguna. Ke depannya, pembuatan aplikasi GandengTangan akan ditujukan untuk mitra lapangan GandengTangan yakni GT-Trust dan untuk para peminjam yang berasal dari usaha mikro.

“Aplikasi GandengTangan sangat user-friendly, mudah digunakan, dan bisa terintegrasi dengan layanan bank yang saya gunakan. Sejauh ini saya belum menemukan masalah.” kata Gita Widya, salah satu pendana yang telah menggunakan aplikasi GandengTangan.