Mahasiswa Cipayung Plus Sepakati Merawat Kebhinekaan

Mahasiswa Cipayung Plus Sepakati Merawat Kebhinekaan

33
0
BERBAGI
Refleksi Sumpah Pemuda, kelompok Mahasiswa Cipayung Plus

JAKARTA-Memperingati 88 tahun Hari Sumpah Pemuda, kelompok Mahasiswa Cipayung Plus meneguhkan komitmen untuk Merawat kebhinekaan Indonesia. Komitmen tersebut terungkap dalam Diskusi yang digelar kelompok Cipayung plus dengan Tema; Sumpah Pemuda Merajut Kebhinekaan, di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (28/10).

Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhamadyah (IMM),Taufan Kerompot, mengatakan bahwa komitmen pemuda saat itu hendaknya direfleksikan bagi kondisi Indonesia hari ini. “Kalau dahulu Pemuda Bersatu, karena atas dasar senasib sepenanggungan sebagai orang terjajah. Pemuda saat ini, harus bisa memikirkan apa yang menjadi kebutuhan bersama bangsa ini,” jelasnya.

Namun bagaimanapun, komitmen kebangsaan harus tetap menjadi sesuatu yg hidup dalam bumi Indonesia.

Sementara itu, Perwakilan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), mengatakan bahwa komitmen keindonesiaan kita, tidak bisa diterjemahkan dengan sekelompok golongan harus lebih berkuasa dari yang lain. “Bangsa ini di bangun untuk semua tanpa pandang suku, agama, dan lainnya,” terangnya.

Sedangkan Ketua PP PMKRI, Angelo Wake Kako, mengutarakan bahwa tema persatuan pemuda Indonesia 88 tahun lalu, hendaknya menjadi spirit bahwa adanya kesadaran bahwa masing-masing manusia Indonesia memiliki perbedaan. Kesadaran itu harus tetap dipertahankan sampai kapanpun, melalui Sikap saling menghormati satu sama lain.  “Tantangan pemuda hari ini, adalah bagaimana membangun persatuan dalam ke rangka meraih kejayaan bangsa di tengah bangsa2 lain,” ujarnya.

Menurutnya, kejayaan itu bisa diraih, apabila anak bangsa sdah tuntas menerima satu sama lain, dalam kerangka persatuan Indonesia. “Tapi kalau kita masih terjebak dengan sailing curiga diantara sesama anak bangsa, hanya Karena perbedaan, akan sangat susah kita meraih kejayaan masa depan,” tuturnya.

Kegiatan ini dihadiri ratusan kader dari organisasi Cipayung plus.”