MKD DPR Didesak Segera Sidangkan Tiga Elit PKS

25
kompas.com

JAKARTA-Masyarakat minta Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI segera menggelar sidang terhadap tiga anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yakni Sohibul Iman, Hidayat Nur Wahid, dan Surahman Hidayat. Ketiga anggota dewan telah diadukan sebelumnya. “Kami mendesak MKD untuk segera menyidangkan pengaduan Fahri Hamzah sesuai Peraturan DPR 2/2015 tentang Tata Beracara Mahkamah Kehormatan DPR,” kata Ketua NTB Center Sidratahta Mukhtar dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu (27/8/2016).

Selain itu NTB Center juga meminta Pimpinan DPR tidak melakukan intervensi terhadap proses yang sedang berjalan di MKD, karena MKD adalah alat kelengkapan DPR sebagai lembaga peradilan etik yang harus bekerja profesional dan independen sesuai UU MD3.
 
Fahri Hamzah mengadukan Sohibul Iman, Surahman Hidayat dan Hidayat Nur wahid ke MKD melalui pimpinan DPR RI tanggal 29 April 2016 atas dugaan pelanggaran kode etik DPR. Pengaduan itu didasarkan pada pertimbangan tentang penegakkan standar kode etik MKD DPR RI yang semakin baik dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pengawal etika dan moral anggota DPR.

Fahri menilai ketiga petinggi PKS melakukan pelanggaran terhadap UU 22/2014 tentang Partai Politik. Ketiganya dianggap telah memimpin sidang Majelis Takhim PKS terkait pemecatan Fahri Hamzah tanpa mendapatkan legalitas dari Kementerian Hukum dan HAM. “Atas pengaduan tersebut, MKD sudah memutuskan menindaklanjuti pengaduan dan akan menggelar persidangan. Namun sangat janggal mengapa sampai sekarang tak kunjung disidangkan? Apakah MKD bermaksud melindungi ketiga anggota DPR tersebut? Apakah ada kepentingan lain selain menegakkan kode etik?” ungkap Sidratahta Mukhtar.

Menurutnya, pertanyaan ini muncul atas keterlambatan MKD menyidangkannya sementara publik ingin tahu bagaimana akhir dari dugaan pelanggaran etik ini. “Sebagai anak bangsa, kita wajib mendorong agar MKD DPR segera melaksanakan sidang etik agar wibawa dan marwah lembaga perwakilan semakin mendapat dukungan publik,” tambahnya.

Berdasarkan pada kenyataan di atas, NTB Center, sebuah organisasi yang didirikan tokoh-tokoh nasional asal NTB di Jakarta dan sekitarnya tahun 2004, mendorong agar MKD segera menunaikan tugasnya demi keadilan dan tegakkannya etika politik bagi wakil-wakil rakyat.
“Demi menjaga dan menegakkan kehormatan serta keluhuran martabat DPR guna terpenuhinya hak-hak konstitusional Fahri Hamzah,” pungkasnya.