MPR Cemaskan Pemuda Kehilangan Nasionalisme

42

TANGERANG-Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) meminta generasi muda harus memiliki kesadaran nasional agar tidak mudah diadu domba dan mencintai tanah air. Generasi muda dan mahasiswa harus diberi pemahaman tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila, NKRI, UUD45 dan Bhineka Tunggal Ika. “Pemahaman Empat Pilar tersebut sangat penting bagi mahasiswa agar mereka ikut menjaga NKRI secara utuh dan memiliki rasa kebersamaan,” kata Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang (OSO) di Kabupaten Tangerang, Jumat (19/2) dalam acara sosialisasi Empat Pilar MPR RI Dengan Metode Pendidikan Kebangsaan / Bela Negara kepada 100 mahasiswa dari 20 Perguruan Tinggi se DKI Jakarta.

Acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Dengan Metode Pendidikan Kebangsaan ini diikuti 100 peserta perwakilan dari 19 perguruan Tinggi se Provinsi DKI Jakarta.

Menurut Oesman Sapta pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan hari kebangkitan bagi anak-anak muda, khususnya anak muda yang selama ini dianggap telah kehilangan nasionalisme dan jati diri.

Para pemuda akan kembali dikenalkan pada empat pilar, yakni Pancasila sebagai Dasar deologi Negara, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai Konstitusi Negara dan Ketetapan MPR. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara dan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Kegiatan Bela negara menurut Oesman, sangat penting, meski bangsa Indonesia sudah memiliik anggota TNI dan Polri. Karena hingga kini ditengarai makin banyak pemuda yang sudah mengalami kelunturan nasionalisme dan jatidiri.
“Kita mengingatkan kembali generasi muda akan nasionalisme dan jatidiri bangsa. Apalagi saat ini nilai-nilai dari luar terus mengalir tanpa batas”, kata OSO

Dikatakan, sosialisasi terus dilakukan ke semua lapisan masyarakat dan seluruh pelosok tanah air agar empat pilar benar-benar dipahami dan dilaksanakan masyarakat. ***