MPR Minta Pemkab Landak Kreatif Promosikan Pariwisata

21

JAKARTA-Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang (OSO) meminta Pemkab Landak agar lebih banyak mempromosikan kawasan-kawasan wisata daerahnya ke Pulau Jawa dan Bali. Sehingga wisatawan bisa mengenal wisata unggulan di sana. “Saya mengapresiasi promosi wisata di salah satu mall Jakarta. Namun perlu juga dikaji lagi apakah ini efektif atau tidak. Masalahnya kalau di mall, pengunjung fokus untuk belanja,” katanya Jumat ( 29/7/2016), usai menghadiri acara seremoni pembukaan Pameran Pariwisata Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya Kabupaten Landak provinsi Kalimantan Barat.

Meski begitu, kata OSO, promosi di mall merupakan satu terobosan. Bisa saja menarik pengunjung yang ada sambil berbelanja.

OSO sapaan akrabnya
menilai upaya Pemkab Landak dalam memperkenalkan potensi wisata daerahnya ke masyarakat luas cukup kreatif. “Jadi ini salah satu upaya pintar daerah dalam memajukan potensi wisata daerahnya. Saya berpesan agar terus lakukan upaya marketing yang bagus dan massif agar turis mengenal dan berkunjung,” ungkapnya

Lebih jauh OSO terus mendorong agar pemerintah daerah harus fokus memperkenalkan yang unik dan khas dari daerahnya. “Fokus itu kuncinya,” tandasnya usai acara.

Acara yang digelar di main hall Mall Ciputra Jakarta Barat ini juga dihadiri Gubernur Kalbar Cornellis, Bupati Kab Landak Adrianus Asia Sidot, anggota Watimpres Sidarto Danusubroto, perwakilan Menteri Pariwisata dan ratusan masyarakat.

Acara diawali dengan persembahan tarian penerima tamu kehormatan khas Dayak, persembahan lagu dan permainan alat msuk khas Dayak.

Dalam sambutannya, Bupati Landak mengungkapkan bahwa pameran tersebut bertujuan untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Landak yang sangat khas dan beragam. “Potensi wisata Kabupaten Landak sangat kaya dan beragam juga kaya akan sejarah terutama kebudayaan suku Dayak Kanaytn berupa seni tari, pahat, naik dango, rumah Batang Saham dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Diutarakan Adrianus, selain kaya akan seni dan budaya, Landak juga kaya akan wisata sumber daya alam seperti wisata air terjun, wisata flora dan fauna dan yang terkenal adalah batu intan merah muda yang sangat langka dan mahal.

Pameran wisata Kalimantan Barat ini sendiri akan berlangsung selama tiga hari berurut dari tanggal 29-31 Juli dengan mengambil tema sentral ‘Landak, Land of Dayak dengan menampilkan berbagai seni, budaya dan kerajinam asal Kabupaten Landak Kalimantan Barat. ***