Nahdliyin Pengusaha Perlu Dapat Bantuan Permodalan

54
kompas.com

JAKARTA-Pemerintah diminta memberi dukung penuh kepada pengusaha lokal, terutama yang berasal dari nahdliyin (anggota NU). Dengan cara itu, maka UKM bisa berkembang lebih baik lagi . Bahkan bisa menggerakan ekononi bangsa. “Kami mencoba mengkonsolidasikan pengusaha NU. Maka Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) ini usianya baru tiga tahun,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj dalam Sarasehan Pengembangan Ekonomi Umat dan Kemaritiman di Pesantren Luhur Al-Tsaqafah di Jakarta Selatan, Kamis

Said berharap kegiatan sarasehan yang digelar dengan mengundang Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membuka kesempatan bagi pengusaha dari nahdliyin.

Dikatakan Said, nahdliyin pengusaha sangat serius menggarap usaha mereka di berbagai bidang. “Beberapa ada yang kelas menengah usaha tenaga surya, juga pengusaha batik dan properti. Kalau diberi kemudahan, insya Allah bisa langsung tancap gas, tidak kalah dengan pengusaha lain,” ujarnya

Said ingin NU diajak bersama membangun perekonomian umat demi aspek keadilan. Sebaliknya Luhut meminta bantuan nahdliyin pengusaha memeratakan pembangunan. “Presiden mau pemerataan itu. Nah konkretnya ekonomi kerakyatan. Makanya di NU, sekarang kita mulai dari sini dulu, kita dorong bisa ekonomi kerakyatan,” kata Luhut.

Bentuk dukungan yang diberikan adalah mencari mitra perusahaan besar untuk bekerjasama dengan pengusaha kecil dan menengah. “Jadi jangan yang itu-itu saja yang dapat,” ujar Luhut.

Namun, Luhut mengingatkan pengusaha yang dibantu pemerintah harus profesional dan fokus berusaha karena ini penting dilakukan mengingat perekonomian nasional tengah menghadapi era globalisasi. “NU ini jadi pilar untuk menjaga kesatuan Indonesia. Tapi, tidak bisa juga hanya makan saja. Harus dikreasikan dan lakukan secara profesional,” tegas Luhut.