Nilai Tukar Petani Agustus 2016 Naik 0,17%

28
photo dok antara.com

JAKARTA-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Nasional Agustus 2016 sebesar 101,56 atau naik 0,17 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,30 persen, lebih besar dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,13 persen.  “Pada Agustus 2016, NTP Provinsi Sumatera Selatan mengalami kenaikan tertinggi (1,61 persen) dibandingkan kenaikan NTP provinsi lainnya,” ujar Kepala BPS, Suryamin di Jakarta, Kamis (1/9).

Sebaliknya, NTP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengalami penurunan terbesar (1,30 persen) dibandingkan penurunan NTP provinsi lainnya.

Pada Agustus 2016 terjadi inflasi perdesaan di Indonesia sebesar 0,06 persen disebabkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok konsumsi rumah tangga kecuali indeks kelompok bahan makanan.   Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional Agustus 2016 sebesar 110,08 atau naik 0,05 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, pada Agustus 2016 Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) Umum Nonmigas atau indeks harga grosir/agen naik sebesar 0,36 persen terhadap bulan sebelumnya. Kenaikan IHPB tertinggi terjadi pada Sektor Pertanian sebesar 2,76 persen.

IHPB Bahan Bangunan/Konstruksi pada Agustus 2016 naik sebesar 0,13 persen terhadap bulan sebelumnya, antara lain disebabkan kenaikan harga komoditas batu hias dan batu bangunan sebesar 1,49 persen, tanah urug 1,00 persen, pasir 0,81 persen, batu bata 0,48 persen, dan kloset, wastafel, dan sejenisnya 0,43 persen. “IHPB Bahan Baku, Barang Konsumsi, dan Barang Modal pada Juli 2016 masing-masing mengalami kenaikan sebesar 0,67 persen, 1,52 persen, dan 0,19 persen terhadap bulan sebelumnya,” pungkasnya.