NU Kultural Dukung Rizal Ramli Dampingi Jokowi

90
kompasiana.com

JAKARTA-Mantan Menteri Perekonomian era pemerintahan Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli menjadi salah satu nominasi dari sekian nama yang beredar  yang layak mendampingi capres PDI Perjuangan, Joko Widodo alias Jokowi. Bahkan Rizal Ramli disebut-sebut sebagai kandidat kuat calon pendamping Jokowi karena memenuhi semua syarat yang dibutuhkan Jokowi. “Pak Jokowi merasa nyaman dengan Rizal Ramli. Satu visi dan pemikirannya jauh ke depan,” kata Koordinator Jasmev Kartika Joemadi kepada wartawan, Jumat, (18/04)

Meski begitu, lanjut Kartika, siapa yang akan menjadi pendamping Jokowi, hingga kini belum diputuskan. Nama lain yang sudah disebut sebagai kandidat pendamping Jokowi, antara lain mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Perekonomian Hatta Rajasa, Mantan KSAD Ryamizard Ryacuddu, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD.

Rizal Ramli, ujar Kartika, adalah salah satu figur yang bisa melengkapi Jokowi yang egaliter. Apalagi Rizal Ramli dikenal sebagai sosok yang berani, dan cepat mengambil keputusan. “Rizal Ramli juga tegas berani memarahi bawahan, karakter Rizal dengan Ahok, sama,” ungkapnya

Disisi lain, sebagai santri Gus Dur, Rizal mendapat tempat tersendiri di kalangan nahdliyin. “Dari sisi politis, Rizal Ramli juga dekat dengan kalangan Nahdliyin, dan terbuka dengan semua partai politik, termasuk Partai Gerindra,” jelasnya lagi.

Tak hanya dari kalangan nahdliyin, Rizal juga memiliki basis massa kuat, termasuk dari kalangan aktivis dan bisa masuk ke semua kalangan, termasuk kalangan pengusaha dan militer. “Rizal Ramli termasuk yang berhasil saat berada di eksekutif di pemerintahan Gus Dur,” puji Kartika.

Meski begitu, siapapun yang nantinya akan menjadi pendamping Jokowi, Jasmev Kartika menegaskan, tak akan mempermasalahkan. “Siapa yang akan menjadi pendamping Jokowi, akan ditentukan di last minute,” tegas Kartika.

Sementara itu Direktur Eksekutif The President Center Didied Mahaswara menilai, Rizal Ramli selama ini sangat dekat dengan sejumlah tokoh NU, seperti KH Hasyim Muzadi, KH Salahudin Wahid, Khofifah Indarparawansa, grass root NU termasuk  para tokoh buruh. NU kultural adalah para tokoh atau warga Nahdliyin yang berada di luar struktur pemerintahan saat ini. “Di kalangan NU kultural Rizal Ramli  disapa dengan sebutan Gus Romli, beliau ini murid Gus Dur yang sangat dekat dengan para Nahdliyin di lapisan bawah,’’ tandasnya.

Lebih jauh kata Didied,  Rizal Ramli punya track record yang bagus, bersih dari KKN, berkompeten, punya jaringan internasional yang luas sebagai penasihat ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), berpihak pada ekonomi kerakyatan dan memahami serta aplikatif terhadap ajaran Bung Karno, Trisakti.

Dia  berpendapat, prioritas pemerintahan Jokowi adalah memperbaiki perekonomian dan kesejahteraan rakyat yang saat ini dirusak oleh berbagai kasus korupsi. Kalau pemerintahan Jokowi ingin melakukan perbaikan perekonomian rakyat dan menegakan kedaulatan rakyat maka rakyat harus memilih ekonom senior Dr Rizal Ramli sebagai cawapres yang layak untuk mendampingi Jokowi. **