OJK Kumpulkan Pelaku Industri Keuangan

32

JAKARTA-Begitu resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki posisi kewenangan penuh terkait pengawasan perbankan, maka pelaku industri keuangan segera dikumpulkan. ‎”Undangan disiapkan 1.000 dari pelaku industri jasa keuangan, kementerian dan lembaga terkait,” kata Humas Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Doddy Ardiansyah di Jakarta, Kamis (2/1/2014).

Menurut Doddy, undangan tersebut dalam rangka Silaturahmi Tahun Baru 2014, karena itu  silaturahmi ini sangat penting.  Hadir dalam acara ini Direktur Utama Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Gatot M. Suwondo, Direktur Utama Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja, Direktur Keuangan Bank Mandiri Tbk (BMRI) Pahala Mansury, Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Yuslam Fauzi, Direktur Utama BII Thila Nadason, para Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI), dan lain-lain.

Sementara itu, Direktur Utama BII Thila Nadason berharap OJK mampu merangkul semua industri jasa keuangan dengan kolaborasi yang sejalan. “Ini peralihan. Berharap semua berjalan secara baik walaupun masa transisi, bisa berkolaborasi dan dapat menjalankan kerja dengan smooth transition,” ungkapnya

Hal yang sama diungkapkan Direktur Utama Bank Syariah Mandiri Yuslam Fauzi. Menurutnya, OJK harus bisa mengawasi secara lebih terintegrasi peralihan perbankan ini. “Harapannya lebih integrated sistem pengaturan dan pengelolaan lembaga keuangan antara komersial banking, capital market, dana asuransi sehingga kerjasama tidak sendiri-sendiri,” pungkasnya. **cea