PAN Minta Khofifah dan Gus Ipul Seriusi Pilgub Jatim

86

JAKARTA-Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mendorong Ketua umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa untuk ikut maju Pemilihan Gubernur Jawa Timur pada 2018. Alasanya Khofifah sudah cukup berpengalaman di berbagai lembaga. “Ibu Khofifah harus menuntaskan Jawa Timur. Mau apalagi,  menteri sudah 2 kali,  lalu ketua komisi di DPR sudah, begitu juga dengan parlemen,” katanya dalam rangka Kongres ke-17 Muslimat NU, dengan thema “Pancasila, Agama dan Negara” di Jakarta, Senin (27/3/2017)

Sambil berkelakar, Ketua MPR tersebut memberi semangat agar Khofifah serius menjalin komunikasi dengan berbagai pihak. Sehingga terbangun kesamaan pandangan. “Kalau diijinkan (oleh presiden) maju,  tidak diijinkan (presiden) juga tetep maju,” ujarnya yang disambut gelak tawa peserta.

Zulkifli menceritakan soal bagaimana peluang Khofifah dalam Pilgub Jawa Timur mendatang. Karena PAN memang tidak sembarangan memilik kandidat gubernur. “Kemarin ada Ketua Wilayah PAN yang saya minta responnya. Jawaban nya,  kalau hasil surveinya  tinggi,  maka akan kita ajukan,” tambahnya lagi.

Tak hanya sampai disitu, lanjut mantan Menteri Kehutanan era SBY meminta agar Khofifah tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. “Di sini (seminar) juga hadir Sekjen PAN Eddy Soeparno, lho terus kurang apalagi,” tuturnya sambil berkelakar.

Diakui Zulkifli, PAN menyebutkan dua nama masuk “radar” dalam Pilgub Jatim. Mereka adalah Khofifah Indar Parawansa, dan Syaifullah Yusuf alias Gus Ipul. “Khofifah dan Gus Ipul. Dua itu saya kira kalau dari PAN,” tegasnya

Menurut Zulkifli, setahun lalu dia sudah mendorong Khofifah untuk maju dalam Pilkada Jatim 2018. Menurutnya Khofifah, yang pernah maju dalam Pilkada Jatim pada 2009 dan 2013 itu, merupakan sosok pekerja keras. “Khofifah kan potensi, teman baik saya, saya kenal baik. Setahun lalu saya sudah mendorong tapi Bu Khofifah kan menteri,” ujarnya.

Meski pernah dua kali gagal dalam kontestasi Pilkada Jatim, tapi PAN menilai Khofifah tetap berpeluang besar jika maju dalam Pilkada Jatim 2018. Selain PAN, dua partai lain juga melirik Khofifah, yaitu Partai NasDem dan Golkar. “Saya bilang, perjuangannya kan enggak tuntas. Kalau mau berjuang mesti tuntas,” pungkasnya.