Pasar Modal Anggap Penting Soal Redenominasi

26

Jakarta—Masalah redenominasi rupiah tentu sangat penting dan bernilai bagi kalangan bisnis yang menekuni pasar modal. Alasanya, kebijakan redenominasi rupiah merupakan isu krusial karena memiliki pengaruh terhadap pasar modal. “Redenominasi ini adalah sesuatu isu yang krusial apalagi saat ini ada fraksi saham yang dibawah Rp500 dan jumlahnya besar,” kata Ketua Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) AEI Airlangga di Jakarta, Kamis,13/12/2012
Ketua Komisi VI DPR ini menambahkan selain karena adanya fraksi saham tersebut redenominasi juga akan mendorong ‘capital flight’. “Para emiten maupun pengusaha bisa saja melakukan capital flight bila ada redenominasi. Jadi ini justru seharusnya dihindari,” tambahnya
Namun Airlangga menegaskan langkah pemerintah untuk melakukan redenominasi saat ini dinilai tidak tepat. “Redenominasi itu dilakukan saat di suatu negara terjadi inflasi yang begitu tinggi dan tidak terkendali. Kondisi Indonesia sekarang anomali, inflasi terkendali, jadi untuk apa lakukan redenominasi,” ujarnya
Menurut Airlangga, redenominasi juga kurang tepat bagi sektor mikro. “Jumlah masyarakat miskin di Indonesia saat ini sekitar 70 juta dan ekonomi mikro masih berjalan, 500 perak 1000 perak, ini msh jalan di desa-desa. Apalagi ada lembaga keuangan mikro yang mengurus aset dibawah satu juta hingga Rp500 juta. Jadi redenominasi mikro ini dirasa kurang tepat,” tuturnya
Lebih jauh Airlangga mengatakan pemerintah sebaiknya menunda rencana kebijakan redenominasi tersebut karena tidak ada kepentingan. “Perekonomian kita kan cukup solid, jadi ‘boat’-nya janganlah digoyang-goyang,” pungkasnya. **can