Pelajari Industri Kreatif, Presiden Kunjungi Digital Media City di Seoul

92
Presiden saat berkunjung ke MBC dan CJ Entertainment di Digital Media City, Seoul, Korsel (17/5).

JAKARTA-Presiden Joko Widodo menyambangi Munhwa Broadcasting Corporation (MBC) dan CJ Creative Center di Digital Media City (DMC), Mapo-gu, Seoul  dalam rangka mempelajari dan meningkatkan kerja sama di bidang industri kreatif dengan Republik Korea.

Rangkaian kegiatan Presiden Jokowi di Digital Media City yakni menyaksikan pemutaran video, mencoba pakaian tradisional serta menyaksikan konser virtual, dan teater hologram, serta melihat penampilan kesenian musik Korea dan mencoba kostum Kerajaan Korea.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa dengan Korea Indonesia ingin fokus di creative economy dan creative industry.  “Kita datang ke sini agar kerja sama itu bisa benar-benar terealisasi secepatnya. Kita punya potensi tradisi dan budaya. Ini perlu diangkat. Tadi kita lihat kerja sama itu di semua sektor yang berkaitan dengan industri kreatif,” tutur Presiden.

Presiden Jokowi mengatakan semua akan disambungkan, apakah itu kerja sama swasta dengan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan BUMN atau pemerintah dengan pemerintah. “Semakin melihat saya semakin tahu kita punya potensi besar. Ini harus dimulai. Kita sudah terlalu lama tidak memberikan perhatian kepada potensi yang kita miliki. Contohnya masalah drama,” tambah Presiden.

Indonesia, menurut Presiden, mempunyai cerita yang banyak. Saat ini, Indonesia memiliki 148 keraton. Hal ini ditambah dengan berbagai cerita kepahlawanan. “Yang penting kerja sama dan dimulai. Diharapkan hasil akhirnya adalah manusianya, kita menjadi cinta pada tradisi kita, pada identitas dan jati diri kita,” pungkas Presiden.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam acara tersebut, Menlu Retno Marsudi, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Mendag Thomas Lembong, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.