Pelaku Pembobol ATM, AYS dan RH, Anggota Sindikat dari Bulgaria

Pelaku Pembobol ATM, AYS dan RH, Anggota Sindikat dari Bulgaria

0
BERBAGI
ilustrasi

TANGERANG-Pelaku tindak kejahatan pembobolan serta penggandaan (Skiming) kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan Kartu Kredit yang melibatkan tersangka AYS dan RH merupakan bagian dari jaringan internasional. Kedua pelaku merupakan anggota sindikat jaringan dari Bulgaria. “Keduanya, memiliki hubungan dengan pelaku- pelaku kejahatan yang sama dari Bulgaria,” ujar Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Budi Hermanto, di gate 4 terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Rabu (17/8).

Sebelumnya, Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil membekuk dua pelaku pembobol ATM dan kartu kredit dengan metoda skimming di dua kota berbeda di Jawa Timur. “Senin malam menangkap satu orang berinisial AYS di Sidoarjo dan Rabu dini hari mengamankan RH di malang, Jawa Timur,” tandas Budi Hermanto,

Hingga saat ini, Polisi juga masih memburu satu tersangka lain yang kini berada di Jakarta. Untuk itu, polisi akan meminta kerjasama dengan pihak Bank BCA untuk menangkap pelaku-pelaku dari luar Negeri. “Karena selama ini yang tertangkap dari Indonesia saja, dalam hal ini dari negara Bulgaria,” ucapnya.

Berdasarkan catatan polisi, selain teknik skiming, kedua tersangka ini ahli dalam teknologi informasi. Adapun pelaku lainnya yang tengah diburu kepolisian adalah seorang yang ahli dengan teknik cyber stop. Teknik cyber stop ini dipakai  guna memuluskan aksi kejahatan perbankan yang dilakukannya jaringan tersebut. “Selain menggandakan identitas ATM dan kartu kredit dengan skiming, mereka melakukan cyber stop. Teknik dimana saat uang keluar dari gate mesin ATM, Bank memonitor tidak ada transaksi yang terjadi tapi mereka bisa menarik secara tunai dari gate ATM,” terangnya.

Polisi mengaku masih mendalami kasus pencurian lewat ATM dan kartu kredit yang dilakukan keduanya itu. Pihaknya juga masih memburu satu pelaku otak yang bisa membuat Bank tak dapat memonitor uang nasabah yang dicuri pelaku dengan ATM dan Kartu Kredit yang dipalsukan itu. “Satu pelaku masih dalam pengejaran. Dia terdeteksi berada di Jakarta,” pungkasnya. (Raja Tama)