Pelanggan Kereta dari Tangerang Jadi Bidikan XL Tunai

40

JAKARTA-PT XL Axiata Tbk (XL) mengincar pengguna e-tiketing KRL Jabodetabek. e-ticketing KRL Jabodetabek sudah mencapai 600.000 transaksi setiap harinya. Dari jumlah tersebut, sekitar 55% nya adalah pengguna Kartu Multi Trip (KMT).

Sejak e-ticketing diresmikan pada 1 Juli 2013 seluruh pengguna jasa kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek menggunakan tiket elektronik untuk perjalanan KRL. Dengan tiket elektronik dan sistem tarif progresif, pengguna jasa kini hanya perlu membayar sesuai jarak perjalanannya.

Ada dua jenis tiket elektronik yang tersedia bagi pengguna jasa yaitu Kartu Multi Trip (KMT) atau tiket berlangganan yang menggunakan sistem pemotongan saldo setiap perjalanan, dan Tiket Harian Berjaminan (THB) atau tiket satu kali pakai. Dengan menggunakan KMT yang memiliki saldo minimum Rp 7.000 (tujuh ribu rupiah) pengguna jasa tidak perlu lagi antri di loket setiap akan melakukan perjalanan.

Pengembangan e-ticketing sebagai bentuk peningkatan pelayanan terus dilakukan. Kini melalui kerjasama dengan sejumlah perusahaan provider telekomunikasi, cara untuk melakukan isi ulang saldo KMT semakin mudah. “Mulai 17 April 2014 pengguna KMT dapat melakukan isi ulang saldo melalui program uang elektronik dari PT XL Axiata Tbk. (XL),” kata Presiden Direktur,  XL Axiata, Hasnul Suhaimi dalam keterangan persnya, Kamis, (17/04/2014)

Untuk layanan terbaru ini, kata Hasnul, pengguna salah satu provider tersebut harus terlebih dahulu mengaktifkan akun uang elektroniknya,  XL-Tunai Selanjutnya pengguna dapat mengikuti petunjuk yang disampaikan lewat telepon seluler.

Saat mengisi ulang KMT, pengguna harus memasukkan 16 digit nomor kartu yang tertera di bagian belakang KMT. KMT yang telah diisi ulang kemudian harus diletakkan di vending machine stasiun untuk menuntaskan proses reload atau transfer dana dari uang elektronik provider telekomunikasi ke KMT.

Vending machine sudah tersedia di tiga stasiun yaitu Sudirman, Bogor, dan Jakarta Kota. Untuk semakin memudahkan pengguna, vending machine tahun ini akan dipasang di 20 stasiun KRL Jabodetabek lainnya. Kedepannya, mesin ini akan dipasang pada 66 stasiun KRL Jabodetabek.

Pada program uang elektronik dari penyedia jasa telekomunikasi  yang telah bekerjasama dengan PT KCJ, pengguna selain dapat melakukan isi ulang KMT  langsung melalui ponsel dan vending machine, juga dapat memanfaatkan uang elektronik untuk berbagai transaksi antara lain pembayaran tagihan, pengiriman uang, pengisian pulsa, hingga pencairan uang cash.

Menurut  Hasnul Suhaimi, kerjasama ini merupakan salah satu bentuk dukungan XL terhadap kemajuan moda transportasi Indonesia. XL Tunai dapat digunakan untuk mengisi saldo KMT KRL Jabodetabek.

Hasnul juga berharap, kerja sama ini akan semakin memudahkan masyarakat dalam bertransaksi dan semakin mendorong animo masyarakat, terutama dari kalangan pelanggan XL untuk menggunakan Commuterline sebagai moda transportasi utamanya, sehingga bisa mengurangi kemacetan di Jabodetabek.

Hasnul menambahkan, dalam pengisian melalui XL Tunai pelanggan diuntungkan karena tidak perlu mengantri. Namun pelanggan akan dikenakan biaya admin sebesar Rp 2.500 per transaksi isi saldo multi trip, dan Rp 350 untuk Tiket Harian Berjaminan (THB) nantinya. Keunggulan XL Tunai memang ada pada kemudahan dalam mengakses menu XL Tunai untuk pengisian KMT ini. Cukup tekan *123*120# dan pilih “Pembayaran”. Tidak ada pemotongan pulsa tambahan maupun pemotongan saldo XL Tunai.  (**)