Pembangunan GS Supermarket Diprotes Warga Taman Royal 2

140

TANGERANG KOTA-Pembangunan GS Supermarket yang berlokasi Jalan KH Hasyim Ashari Kota Tangerang mendapat protes dari ratusan warga Perumahan Taman Royal 2 melakukan, Minggu (9/04/2017). Aksi unjuk rasa tersebut belangsung sekitar 10.30 hingga 13.00, warga menolak karena atas pembangunan supermarket tersebut hingga malam hari.

Dalam pernyataannya warga menyatakan keberatan atas pembangunan Supermarket asal Korea Selatan tersebut. Karena belum mendapatkan rekomendasi dari warga.

Selain itu pembangunan Supermarket diatas lahan seluas 3250 M2 tersebut dilakukan hingga malam hari, hingga menggangu kenyaman warga. “Kita sudah memberikan peringatan dengan datang pihak pengelolah agar jam kerja jgn sampai malam,” ujar Sumanto salah satu warga Cluster Pajajaran Taman Royal 2 kepada wartawan, Minggu (9/4/2017)

Lebih jauh Sumanto mengatakan, selain soal jam kerja, warga juga mempersoalkan tidak adanya rekomendasi dari warga sekitar terkait pembangunan Supermarket tersebut. “Warga tidak pernah diminta rekomendasi pembangunan supermarket ini, bahkan pengurus RT maupun RW dilingkungan sekitar tidak pernah diminta rekomendasi. “Kita juga mempertanyakan apa yang menjadi dasar Pemkot Tangerang mengeluarkan IMB kalau tidak ada rekomendasi warga,”ujarnya.

Lebih jauh Sumanto menyatakan, pihak RW 016 Kelurahan Poris Plawad Indah Kecamatan Cipondoh juga tidak memberikan rekomendasi pembangunan Supermarket ini. “Kalau tidak ada rekomendasi harusnya jangan diterbitkan IMB dulu, kita akan pertanyakan hal ini kepada Pemkot Tangerang,” katanya.

Dalam aksi tersebut warga sempat melakukan orasi dan melakukan penyegelan dengan spanduk yang berisi tulisan penolakan warga terhadap pembangunan supermarket tersebut.
Aksi ini sempat membuat macet Jalan KH Hasyim Ashari karena mengundang perhatian warga yang lewat. “Jika tidak ada tanggapan dari pihak pengelolah dan Pemkot Tangerang. Warga akan melakukan aksi blokir jalan pada hari Jumat nanti,” ancam warga dalam orasinya.

Lebih jauh warga menyatakan meminta pengelolah untuk mengubah site plane dengan memindahkan gedung genset dan tempat sampah agar tidak menempel dengan dinding batas perumahan Taman Royal 2 khususnya Cluster Pajajaran.

Dalam aksi damai ini sempat dihalangi petugas keamanan proyek pembangunan yang bernama Roni. Karena merasa keberatan dengan aksi warga. Beruntung tidak terjadi tindakan anarkis warga karena beberapa aparat kepolisian turun mengamankan aksi warga. Akibat dari aksi warga ini tampak pembangunan supermarket tersebut terhenti. Karena pintu pagar project terlihat dikunci dari dalam. Sementara terlihat tidak ada satu pun pekerja yang terlihat melakukan aktifitas.

Sementara itu warga dari Taman Royal 2, Chandra mempertanyakan soal dasar keluarnya IMB Supermarket tersebut. Ada kemungkinan dan diduga dokumen amdal nya belum jadi. “Kalau pun ada amdal patut dipertanyakan. Kok daerah macet diizinkan dibangun supermarket,” imbuhnya. ***