Pemerintah Bangun 6.000 Unit Rusunami Bagi Pekerja di Tangsel

Pemerintah Bangun 6.000 Unit Rusunami Bagi Pekerja di Tangsel

0
BERBAGI
Komisaris Utama PT PP Andi Gani Nena Wea

TANGERANG- PT Pembangunan Perumahan (PP) Urban anak usaha PT PP (Persero) Tbk akan membangun 6.000 unit rumah susun sederhana milik (Rusunami) di Kota Tangerang Selatan yang diperuntukan bagi buruh dan pekerja di Tangerang Selatan, Banten. Pembangunan Rusunami yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), ini ditandai dengan Groundbreaking (peletakan batu pertama) di Loft Villes, Jalan Raya Bukit Serua, Kota Tangerang Selatan pada Kamis (27/4).

Acara peletakan batu pertama ini dilakukan Presiden RI Joko Widodo dan dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakhiri, Komisaris Utama Perseroan Andi Gani Nena Wea, Direktur Utama Perseroan Tumiyana, Direktur Utama BPJS Agus Susanto dan Direktur PT Bank Tabungan Negara (Persero)Tbk (BTN).

Direktur Utama Perseroan PP Urban, Tumiyana mengatakan rencana pembangunan ini juga dalam rangka memperingati hari buruh internasional. Selain itu,  pembangunan Rusunami ini juga mengatasi backlog perumahan yang terjadi di Indonesia saat ini.

Pembangunan Rusunami diberi nama kawasan PP Urban Town@Serpong yang dikhususkan untuk para pekerja di daerah Serpong Tangerang Selatan, Banten.

Pembangunan proyek rusunami ini akan dilaksanakan di atas lahan bekenjasama dengan PT Ruragraha Bukit Sarua Developmet “Pembangunan rusunami untuk MBR ini diharapkan dapat membantu pekerja di sekitar wilayah Serpong untuk mendapatkan perumahan yang layak huni dengan harga yang tenjangkau,” tuturnya.

Dikatakannya, PP Urban dalam pembangunan 6.000 unit rusunami ini menerapkan improvisasi dan teknologi pada struktur bangunan menggunakan metode precast dengan konsep Mass Production yang bekerja sama dengan Hanwha Engineering & Construction dari Korea Selatan. “Dengan metode precast & mass production ini dapat membantu dalam percepatan pembangunan sehingga produksi penyediaan rusunami dapat segera terselesaikan”, katanya.

Komisaris Utama Perseroan Andi Gani Nena Wea menjelaskan, Kawasan PP Urban Town@Serpong berdiri di atas lahan seluas 8.5 Ha memiliki konsep Mix Used Development yang terdiri dari 11 (sebelas) tower apartment yang dikombinasikan dengan office dan mall development yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di kawasan tersebut.

9 tower apartemen diantaranya terdiri dari 6.000 unit khusus untuk pekerja dan masyarakat berpenghasilan rendah yang dapat menampung populasi sekitar 18.000 jiwa. Luas unitnya adalah 30 m2 yang terdiri dari 2 (dua)kamar tidur, 1 (satu) kamar mandi, dapur dan ruang keluarga dengan harga 8,4 jutalm2 atau sekitar 294 juta.

PP Urban Town@Serpong dilengkapi dengan fasilitas umum dan sosial seperti penitipan anak para pekeja, playground, play group, ruang publik serta fasilitas penunjang keseharian lainnya.

Rusunami Urban Town@Serpong merupakan kawasan hunian strategis karena hanya berjarak 1,5 KM dari pintu gerbang tol BSD dan 1,5 KM dari stasiun kereta api sudimara. Hal ini berbeda dengan lokasi rumah susun murah lainnya yang selama ini berlokasi di pinggir kota.

Untuk memastikan tepat sasaran kepada peserta JHT, penjualan unit rusunami akan bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan beberapa bank pemerintah. Pembiayaan bagi pengadaan perumahan ditunjang dari dana JHT BPJS Ketenagakeriaan untuk bantuan uang muka sedangkan untuk proses kredit dapat dilakukan melalui BTN. (Raja Tama)