Pemerintah Tak Bijak Kurangi Subsidi BBM

28

JAKARTA-Kordinator Investigasi Seknas FITRA, Uchok Sky Khadafi menilai langkah pemerintah memangkas subsidi tidak bijak. Alasannya, belanja pemerintah naik sampai  39 triliun triliun dan belanja lain-lain naik 53,6 triliun rupiah. Kalau pemerintah mengurangin subsidi, ini artinya pemerintah mengetat belanja buat rakyat. Demikian juga, jika pemerintah mengetat buat rakyat, seharus juga pemerintah mengetat belanja buat pemerintah. “Jadi bukan menaikan belanja pemerintah, ini namannya tidak adil. Rakyat disuruh berhemat, pemerintah masih berfoya-foya dengan kenaikan belanja pemerintah. Ini logika ngawur lagi,” pungkas dia.
Dia menilai, langkah pemerintah menurunkan pendapatan pajak sebesar 53,6 triliun rupiah tidak masuk akal. Seharusnya, kalau pemerintah mencabut subsidi, selayaknya pajak juga harus ditingkatkan. “Kalau, pajak tidak bisa ditingkatkan, lebih baik Ditjend pajak dicopot dong karena kinerja dari penerimaan negara menurunkan,” imbuh dia.
Apalagi,penerimaan dari pajak dikatakan banyak bocor. “Banyak aparat pajak yang ditangkap KPK, seharus ditjend pajak itu mundur, kalau nggak mau copot saja,” pungkas dia