Pemkot Tangsel Siap Bentuk Badan Usaha PAM

57
photo dok tangerangsatu.com

TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), berencana membentuk Badan Usaha Perusahaan Air Minum  (PAM) untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di tujuh Kecamatan yang ada di Kota Tangsel.

Walikota Tangsel, Airin Rachmi mengaku, sudah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan PAM tersebut.  “Tahun ini, kita sudah ada anggaran untuk pembebasan lahan titik PAM-nya,” jelasnya di Tandon Ciater, Jumat (15/4),

Selanjutnya, Kementrian PU PR yang melengkapi pembangunan sarana dan prasaran PAM itu.  “Semua alat, sarana dan prasarana dari Kementrian PU PR, tahun berikutnya pipanisasi untuk zona yang di Pamulang terlebih dahulu,” ungkap Airin.

Saat ini, baru sebagian masyarakat Tangsel yang dapat mengakses air bersih melalui PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR), yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.  “Baru beberapa persen yang terlayani oleh PDAM TKR Kabupaten, sisanya masyarakat menggunakan air tanah,” ujarnya.

Nantinya, jika Kota Tangsel telah memiliki PAM sendiri, dia berencana mengundang pihak swasta untuk melakukan investasi.  “Kalau sudah terbentuk PAM, kita secara aturan bisa ajak investor untuk berinvestasi, karena kalau mengandalkan anggaran saja kita tidak bisa lakukan percepatan,” bebernya.

Dalam persiapan itu, pihak Pemkot telah melakukan pemetaan dan master plan untuk pengadaan air bersih di Kota termuda di Banten itu.  “Untuk tahun ini kita bebaskan lahan, pusat lakukan pembuatan pam-nya untuk pipanisasi tahun berikutnya,” cetus Walikota yang bakal dilantik 21 April besok itu.

Diketahui, saat musim kemarau panjang seperti yang terjadi pada bulan Agustus 2015 lalu, beberapa wilayah seperti di Kecamatan Setu, sebagian Serpong, Pamulang, Ciputat dan Ciputat Timur mengalami krisis air bersih. Ini disebabkan karena umumnya masyarakat Tangsel, masih menggunakan air Tanah.  “Memang baru beberapa persen yang teraliri dari PDAM TKR, Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (Raja Tama)