Pendapatan Bersih Astra Otoparts Turun 4,3%

Pendapatan Bersih Astra Otoparts Turun 4,3%

0
BERBAGI

JAKARTA-PT. Astra Otoparts Tbk mengakui pendapatan bersih (net revenue) mengalami penurunan sebesar 4,3%. Adapun pendapatan bersih pada 2015 hanya mencapai sebesar Rp 11,7 triliun, sementara pendapatan bersih 2014 yaitu mampu sebesar Rp 12,3 triliun. “Beban usaha 2015 mengalami kenaikan menjadi Rp 1,4 triliun naik sebesar 5%, dibandingkan beban usaha 2014 sebesar Rp 1,3 tiliun,” kata Presiden Direktur Astra Otoparts, Hamdani Dzulkarnaen Salim dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (21/4/2016).

Berdasarkan laporan, laba bruto (Gross Porfit ) pada 2015 mengalami penurunan menjadi Rp 1,7 triliun atau turun sebesar 1,4% dibandingkan laba bruto tahun 2014 sebesar Rp 1,8 tiliun. Penurunan ini disebabkan penurunan pendapatan bersih, fluktuasi nilai tukar mata uang asing dan peningkatan upah minimum.

Menurut Hamdani, kenaikan beban usaha ini seiring dengan meningkatnya beban penjualan sebesar 13,3% menjadi Rp 639,7 miliiar dari Rp 564,9 miliar pada 2014. “Hal ini karena meningkatnya biaya iklan dan promosi untuk memacu penjualan,” katanya usai RUPS Tahunan.

Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pada tahun 2015 sebesar Rp 318,6 miliar, walaupun turun 63,4 % dari perolehan tahun 2014 sebesar Rp 869,8 miliar.

Sebesar Rp 130,1 miliar, atau 40,8 persen dari laba bersih perseroan dibagikan sebagai deviden tunai atau Rp 27 setiap saham. ***aec