Penguatan Sinergi dan Koordinasi Dorong Terjaganya Inflasi Sumbar

21

PADANG-Sinergi menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan dan mendorong momentum pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Sinergi dan koordinasi pengendalian inflasi secara sungguh-sungguh yang telah dilakukan oleh TPID di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota berhasil membawa inflasi Sumatera Barat ke tingkat yang lebih rendah dan stabil.

Pada tahun 2018, inflasi Provinsi Sumatera Barat (Prov. Sumbar) cenderung rendah dan stabil, berada pada level 2,60% (yoy), atau lebih rendah dibandingkan dengan inflasi nasional.

Sebagai apresiasi terhadap keberhasilan tersebut, pada tahun 2018 TPID Prov. Sumbar dan TPID Kota Padang memperoleh predikat TPID Terbaik untuk kategori TPID Provinsi dan TPID Kota di wilayah Sumatera.

Demikian disampaikan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Mirza Adityaswara, dalam acara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Perwakilan BI Prov. Sumbar, di Padang, Jumat (29/3).

Sertijab dilakukan kepada Wahyu Purnama, sebagai Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumbar yang baru, menggantikan Endy Dwi Tjahjono.

BI juga akan terus memperkuat bauran kebijakan di tahun 2019. Stance Kebijakan moneter pre-emptive dan ahead of the curve akan tetap dipertahankan dengan fokus pada stabilitas inflasi dan nilai tukar Rupiah sesuai nilai fundamentalnya. Sementara itu, kebijakan yang akomodatif akan terus ditempuh di bidang makroprudensial, sistem pembayaran, pendalaman pasar keuangan, dan ekonomi keuangan syariah.

Lebih lanjut, Mirza Adityaswara menyampaikan pesan kepada Kepala Perwakilan BI Prov. Sumbar yang baru agar senantiasa memperkuat sinergi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, pelaku usaha, dan akademisi dalam pelaksanaan tugasnya.

“Dengan demikian, Kantor Perwakilan BI diharapkan dapat menjalankan perannya sebagai mitra strategis dengan baik, dan mampu menjalankan fungsi strategic advisory di daerah,” imbuhnya.

Ke depan, BI senantiasa melakukan pengembangan guna menata sekaligus memperkuat peran Kantor Perwakilan BI, serta berupaya memposisikan Kantor Perwakilan BI secara tepat dan sesuai dengan perkembangan, tantangan, dan potensi ekonominya.