Penukaran Uang Receh di Monas Capai Rp9,47 Miliar

210

JAKARTA-Mendekati hari raya lebaran, animo masyarakat yang memanfaatkan jasa penukaran uang  rupiah pecahan kecil yang dilakukan BI terus meningkat.  Sejak beroperasi pada 10 Juli 2013, gerai penukaran uang di Lapangan IRTI Monas dipadati masyarakat yang akan menukarkan uang.  Data  BI menyebutkan, jumlah uang pecahan kecil yang ditukar sampai 19 Juli 2013 mencapai Rp 9,47 miliar. “Selama periode 10-19 Juli 2013, minat masyarakat meningkat. Bahkan tercatat, jumlah penukar sebanyak 4.595 orang,” kata  Direktur Pengedaran Uang BI, Lambok A Siahaan di Lapangan Parkir IRTI Monas Jakarta, Senin (22/7).

Menurut dia, langkah yang ditempuh bank sentral dengan membuka pelayanan penukaran uang pecahan kecil tersebut dimaksudkan untuk menghindari menjamurnya perdagangan mata uang rupiah yang juga dibeli dengan rupiah.  Karena itu, BI menginisiasi dengan membuka grai penukaran uang di Monas.

Penukaran uang ini akan terus dilakukan hingga 2 Agustus 2013.  Layanan ini bekerjasama dengan 11 bank yang membentuk stan-stan penukaran uang pecahan 2.000-20.000 rupiah. Ke 11 bank yang berpartisipasi antara lain, Bank BRI, Bank BTN, Bank DKI, Bank BJB, Bank BCA, Permatabank, CIMB Niaga, BII Maybank, Bank BNI, Bank Mandiri dan Bank Mega.

Dia mengaku, minat penukaran uang paling besar adalah untuk pecahan 5 ribu rupiah dan 10 ribu rupiiah. “Itu paling banyak dimintai dan ada Rp 20 ribu tapi sedikit,” ujarnya.

Berdasarkan catatan di tahun-tahun sebelumnya, kebutuhan uang tunai menjelang lebaran bisa mencapai 103 triliun rupiah. Sehingga, lanjut dia, penukaran uang pecahan kecil akan terus meningkat dari realisasi saat ini.

Menurut Lambok, kebutuhan penukaran uang di Monas diperkirakan akan mencapai 58,4 miliar rupiah. “Selain di Monas, kami menyediakan 60 titik tempat penukaran uang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Jakarta. Antara lain, di Tanah Abang, Mangga Dua, Jatinegara, Rawamangun, rest area Tol Jagorawi, Tol Cikampek dan beberapa tempat lainnya,” imbuh dia.

Lambok berharap, rutinitas tahunan kegiatan penukaran yang dilakukan BI ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil di saat Lebaran. “Kami berharap masyarakat bisa menukar uang di 11 bank itu. Ini kami lakukan untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan,” kata dia