Perkokoh Pilar Kebangsaan, Ribuan Warga Tionghoa Gelar Imlek Nasional

16

JAKARTA-Warga Tionghoa Kalimantan Barat perantauan dari berbagai komunitas yang tergabung dalam Perkumpulan Tionghoa Kalimantan Barat (PTK) Indonesia menggelar Perayaan Imlek Nasional 2019 di kawasan Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/2/2019).

Perayaan Imlek kali ini mengusung tema memperkokoh Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, dan NKRI.

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Tionghoa Kalimantan Barat (PKT) Indonesia Darmadi Durianto mengatakan perayaan Imlek Nasional ke 2570 yang digelar di Jakarta kali ini lebih menekankan kepada aspek kebersamaan.

“PTKI ini kan terdiri dari beberapa organisasi/perhimpunan dan anggota-anggotanya tersebar disejumlah pulau Nusantara ini. Ada di Surabaya, Semarang, Bandung, Jakarta dan lainnya. Mereka ini kan merantau dari Kalbar ke daerah-daerah tadi itu. Perayaan Imlek kali ini diselenggarakan dalam rangka mempererat dan memperkokoh anggota-anggota PKTI yang ada di perantauan,” ungkap Darmadi yang juga putra asli Kalbar itu.

Selain itu, lanjut dia, perayaan Imlek kali ini tak hanya sekedar menekankan aspek kebersamaan semata.

“Tetapi berupaya memberikan efek positif secara ekonomis. Misalnya saja, semua peralatan maupun konsumsi dalam perayaan Imlek kali ini benar-benar produk dalam negeri. Mulai dari konsumsi makanan semisal jeruk, manggis, duku didatangkan dari dalam negeri sendiri bukan import,” ungkapnya.

Hal tersebut dilakukan, lanjut dia, sebagai wujud bahwa perayaan Imlek kali ini tak sekedar menonjolkan hal yang bersifat seremonial belaka.

“Imlek kali ini juga menekankan pentingnya menumbuhkan kecintaan kita terhadap produk-produk lokal seperti yang disebutkan tadi (jeruk, duku, manggis) agar dapat membantu para pelaku UMKM,” ungkap anggota Komisi VI DPR itu.

Darmadi merasa perlu melakukan hal itu agar pelaku UMKM sebagai benteng perekonomian bangsa dan negara ini memilki daya tahan yang kuat ditengah kondisi ekonomi global saat ini yang kurang menggembirakan.

Karena mengusung keberagamaan dan kebhinekaan, kata Darmadi, maka warga Tionghoa Kalbar yang datang ini lintas generasi dan sektor.

“Ada yang dari Parpol, PDIP, Gerindra, Nasdem, Golkar dan lain-lainnya. Begitu juga ada yang dari pengusaha, mahasiswa, pedagang dan lainnya,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Ketua Presidium PKT Indonesia Rudi Halim mengatakan bahwa gelaran perayaan Imlek Nasional Persatuan Kalbar Tionghoa (PKT) Indonesia kali ini tidak punya kaitan dengan dinamika politik saat ini.

Dia menegaskan salah satu tujuan acara tersebut juga untuk mengobati kerinduan semua perantau Kalbar yang tersebar di seluruh Indonesia terutama di Jakarta. “Kita akan terus merawat keberagaman sebagai anak bangsa yang berbeda budaya, agama dan budayanya,” kata Rudi.

Diketahui, perayaan Imlek ke 2570 yang digelar di JI-Expo Kemayoran Jakarta dihadiri sedikitnya 20 ribu peserta lebih dari 40 organisasi peranakan Tionghoa yang terafiliasi dalam wadah bernama Perkumpulan Tionghoa Kalimantan Barat (PTK) Indonesia.
*