Perum Jamkrindo Gelar Pemeringkatan UMKM

Perum Jamkrindo Gelar Pemeringkatan UMKM

0
BERBAGI

BANDUNG-Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) gelar sosialisasi pemeringkatan kepada pelaku Usaha Mikro,Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di wilayah Bandung sebagai bagian dari upaya pembangunan database dan pemeringkatan UMKM serta konsultasi manajemen.

Acara sosialisasi yang di gelar di Kantor Cabang Perum Jamkrindo Bandung pada Rabu (26/10/2016) ini dihadiri para debitur bank , pelaku UMKM dan dibuka oleh Kepala Kantor Cabang Perum Jamkrindo Cabang Bandung Rinanto Deddy.

Lebih jauh Deddy menjelaskan kegiatan sosialisasi pemeringkatan UMKM ini penting sehingga dapat membantu memudahkan akses ke lembaga pembiayaan.

“Kegiatan ini juga merupakan bagian dari membangun database UMKM di Indonesia agar lebih sempurna dan memudahkan menindaklanjuti pengembangan,” katanya.

Melalui kegiatan pemeringkatan, UMKM juga akan diberikan layanan jasa konsultasi manajemen terkait usaha, sehingga diharapkan terjadi peningkatan kapasitas dan kinerja usaha UMKM.

Hal ini juga terkait dengan peran penjaminan yg dijalankan oleh Perum Jamkrindo sebagaimana tertuang dalam PP 41 Tahun 2008 tentang Perum Jamkrindo.

Ditegaskan Deddy, Perum Jamkrindo sebagai lembaga perintis pemeringkatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), siap memberikan pelayanan pemeringkatan usaha UMKM tanpa dikenakan biaya.

“Selain penerapatan rating usaha, Jamkrindo juga melakukan pendampingan UMKM sehingga bisa memberikan pengaruh positif dalam pengembangan usaha dan kemudahan usaha bagi UMKM,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Dr. Eugenia sebagai profesional yang membantu Perum Jamkrindo dalam penyusunan metodologi pemeringkatan UMKM menyatakan pemeringkatan UMKM memiliki arti penting bagi UMKM, sektor keuangan sebagai penyedia permodalan dan tentu bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pengembangan UMKM di Indonesia.

Kegiatan sosialisasi dan pemeringkatan UMKM serta konsultasi manajemen ini jug terkait mempersiapkan UMKM pada acara Gebyar UKM 2016. Nantinya akan terpilih 20 (dua puluh) UMKM yang akan diberikan updating data dengan melibatkan perguruan tinggi.***