Presiden: Kalau Ada Apa-apa di Indonesia, ASEAN Terkena Imbas

34
Presiden Joko Widodo

JAKARTA-Presiden Joko Widodo mengatakan negara Indonesia memegang peranan yang sangat penting bagi negara di kawasan ASEAN. Dengan jumlah penduduk paling besar atau sekitar 45% penduduk ASEAN ada di Indonesia serta Product Domestic Bruto (PDB) sebesar 40-4% maka sedikit saja goncangan yang terjadi di Indonesia akan terkena imbasnya ke anggota ASEAN. “Kita juga harus sadar bahwa apapun yang namanya negara-negara Asia, ini adalah kompetitor kita, adalah pesaing kita dalam mendapatkan investasi, dalam mendapatkan arus modal masuk,” kata Presiden Presiden Jokowi dalam sambutannya saat menerima peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LIV  dan LV Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia tahun 2016, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (2/11).

Presiden menjelaskan, ada tiga komponen penting dalam  pertarungan global kedepan yakni memperebutkan energi, pangan, dan air.  Ketiga potensi ini sesungguhnya dimiliki oleh Indonesia meski belum dikelola dengan baik. “Tiga-tiganya sebetulnya kita memiliki potensi dan kekuatan. Tetapi belum dikelola (dimanage) dengan baik,” tutur Kepala Negara,

Sebelumnya Gubernur Lemhanas RI  Letjend TNI Purn Agus Wijoyo dalam laporannya mengatakan  untuk PPRA ke 55 berlangsung dari 5 April-9 November 2016, seluruh peserta mencapai 103 orang, terdiri dari TNI Polri 51 orang atau 49,5%; 42 orang atau 40,18 persen terdiri dari kementerian/lembaga pemerintah non kementerian, Mahkamah Agung, Kejaksaan Agung, Makamah Konstitusi, Pemda, Kopertis, Ormas,  dan parpol; serta  10 peserta negara sahabat, masing-masing 1 orang dari Myanmar, Filipina, Yordania, Singapura, Pakistan, Sri Lanka, Papua Nugini, Timor Leste , Malaysia dan Brunei Darussalam.

Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Menko Polhukam Wiranto , Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.