Presiden: Kita Hadir di KTT G-7 Untuk Bangun Kepercayaan

Presiden: Kita Hadir di KTT G-7 Untuk Bangun Kepercayaan

70
0
BERBAGI
Presiden Jokowi memberikan keterangan pers di Holding Room Bandara Chubu Centrair Nagoya Jepang, Jumat (27/5

JEPANG-Presiden Joko Widodo menegaskan tatanan dunia sudah berubah dengan muncul emerging country (negara-negara berkembang) seperti Indonesia yang situasi politiknya cukup stabil. Membaiknya kondisi domestic membuat negara-negara maju maupun kawasan Asia menempatkan Indonesia sebagai motor ekonomi dunia sekarang ini.

Karena itu, lanjut Presiden, kesempatan KTT G-7 ini harus dipakai untuk membangun kepercayaan (trust) agar arus investasi ke Indonesia semakin banyak, terutama investasi di bidang  infrastruktur yang membutuhkan pendanaan yang sangat besar. “Kedatangan kita di G-7 outreach ini untuk membangun sebuah kepercayaan. Dan kita dilihat dan diuji oleh negara-negara yang lain, terutama untuk pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan mengarah kepada pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” papar Presiden Jokowi pada wartawan, di Chubu Airport, Nagoya, Jepang, Jumat (27/5).

Dalam keterangan pers yang dilakukan sesaat sebelum bertolak kembali ke Indonesia itu, Presiden Jokowi mengatakan pemerintah Jepang siap membantu pembangunan infrastruktur pelabuhan di Indonesia, Hal ini merupakan salah satu point kesepakatan saat bertemu dengan PM Jepang, Shinzo Abe. “Secara permulaan sudah disampaikan kesepakatannya bersama-sama bekerja sama dengan Indonesia membangun pelabuhan Patimban,” jelasnya.

Adapun mengenai pembangunan kereta cepat jalur Pantura Jawa, Presiden Jokowi mengatakan, dikalkulasi terlebih dahulu. “Akan kita perdalam lagi kalkulasinya sehingga saya belum bisa menjawab,” ujarnya.

Sementara itu, mengenai konflik Laut Tiongkok Selatan, Presiden Jokowi menegaskan pertumbuhan ekonomi itu akan tercapai jika stabilitas dan keamanan di kawasan itu terwujud. “Tadi hampir semua negara menyinggung mengenai soal itu. dan juga kita sampaikan bahwa Indonesia selalu mengikuti dan memperhatikan itu karena keamanan, perdamaian dan juga stabilitas di kawasan kita sangat kita perlukan untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia,” papar Jokowi.

Saat menyampaikan keterangan pers itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menlu Retno Marsudi, Mensesneg Pratikno, Menteri PPN/Kepala Bappenas Sofyan Djalil, dan RI di Dubes Jepang Yusron Ihza Mahendra.