Presiden Minta Pamong Praja Muda Jadi Pelopor Reformasi Birokrasi

30
Presiden Jokowi saat melantik Pamong Praja Muda lulusan IPDN angkatan ke-23 Tahun 2016, di kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (8/8)

BANDUNG-Presiden Joko Widodo  mengingatkan tantangan yang dihadapi para Pamong Praja Muda ke depan semakin berat dan semakin komplek. Untuk itu, Presiden meminta para pamong praja harus berani melakukan terbososan yang kreatif dan produktif sehingga tidak terjebak pada rutinitas. “Saudara akan menghadapi semakin tingginya harapan dan tuntutan rakyat atas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Rakyat menghendaki ASN yang bekerja semakin berintegritas, semakin efektif,  semakin bekualitas,” kata Presiden Jokowi saat melantik 2.143 Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan ke-23 Tahun 2016, di kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat (Jabar), Senin (8/8).

Menurut Presiden, para Pamong Praja Muda ini tengah berada di era kompetisi global yang ditandai dengan perubahan-perubahan yang sangat sangat cepat. Untuk itu, dibutuhkan ASN yang bisa bekerja lebih responsif, lebih cepat mampu memberikan pelayanan publik dengan prima, serta senantiasa berinovasi untuk memperkuat daya saing bangsa. “Saya berkeyakinan Saudara-saudara mampu mengemban tugas dari bangsa dan negara itu dengan sebaik baiknya. Asalkan Saudara-saudaara berani melakukan perbaikan diri, berani menginisiasi perubahan, serta berani menggerakkan reformasi birokrasi di lingkungan kerja masing masing,” tutur Presiden.

Untuk itu, Presiden meminta para pamong praja harus berani melakukan perombakan-perombakan kreatif, terobosan-terobosan yang produktif, tidak terjebak pada rutinitas. “Tidak berorientasi semata-mata pada prosedur tapi lebih mengedepankan hasil karya nyata untuk rakyat kita,” sambung Presiden.

Presiden Jokowi juga meminta para Pamong Praja Muda harus memegang teguh komitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari KKN sehingga semakin dipercaya oleh rakyat.

Presiden Jokowi mengingatkan para Pamong Praja Muda harus bisa menjadi pelopor reformasi birokrasi di instutusi pemerintahan dimanapun nanti akan ditugaskan. “Saudara-saudara harus menjadi pribadi terdepan dalam revolusi mental perubahan pola pikir perubahan sistem dan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” tutur Presiden.

Selain itu, Presiden minta para Pamong Praja Muda juga harus menjadi teladan dalam membangun sikap yang optimistis, sikap inovatif, dan berani melakukan terobosan yang bermanfaat bagi rakyat.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menko PMK Puan Maharani, Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang, Mensesneg Pratikno, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Wagub Jabar Deddy Mizwar.