Presiden Minta Stop Gerakan Uninstall Bukalapak

24

JAKARTA-Gerakan spontan secara massive Uninstall Bukalapak sebagai respon atas postingan tanpa data CEO Bukalapak Achmad Zaky rupanya secara signifikan menganggu bisnis startup tersebut.

Sabtu siang (16/2), Achmad Zaky menemui Presiden Joko Widodo untuk meminta maaf.

Jokowi pun merespon permintaan maaf itu dengan meminta masyarakat agar gerakan uninstall Bukalapak dihentikan.

 “Pak Presiden sih menyampaikan bahwa nanti juga akan disampaikan jangan uninstall Bukalapak, install Bukalapak, karena karya Indonesia harus didukung. Itu sih tadi yang saya paling ingat disampaikan, Bapak Presiden nanti akan mungkin disampaikan langsung,” ucap Zaky.

Achmad Zaky mengaku sudah melakukan klarifikasi kepada Presiden terkait cuitannya.

Sementara soal data yang dikutipnya, CEO Bukalapak itu mengaku memperolehnya dari Wikipedia. Namun diakuinya belum meng-update data, sehingga tampak simpang siur.

“Tapi saya pikir semangatnya ya, tolong teman-teman wartawan diambil semangatnya, semangatnya saya sebagai pelaku industri, anak muda Indonesia, ingin sekali Indonesia itu fokus ke SDM yang berkualitas, gitu dengan riset dan teknologi jangan sampai dilupain,” jelasnya.

DIa mengingatkan, ke depan ini perangnya sudah bukan perang ini lagi, perang manusia nanti pintar-pintaran, perang inovasi. Karena itu, tambah Zaky, kalau enggak fokus diriset dan ada inovasi, nanti akan perang harga.

Saat menerima CEO Bukalapak itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.