Presiden: Proyek Tol Solo-Kertosono Selesai Tahun 2018

25
Presiden Jokowi meninjau pembangunan ruas tol Solo – Kertosono, Sabtu (15/10)

JAWA TENGAH-Presiden Joko Widodo mengatakan pembangunan tol jaringan Trans-Jawa (Semarang-Solo, Solo-Ngawi, dan Ngawi-Kertosono) menemui hambatan yang berarti sehingga diperkirakan akan selesai tepat pada waktunya.

Menurut Presiden, untuk ruas jalan tol Semarang-Solo sendiri akan selesai pada Mei 2018. Sementara untuk ruas jalan tol yang menghubungkan Solo hingga Ngawi diperkirakan akan selesai pada Oktober 2017. Adapun ruas Ngawi sampai Kertosono akan diselesaikan pada tahun 2018. “Perkembangannya akan saya ikuti terus. Kita harapkan dari barat sampai ke timur di Pulau Jawa ini kurang lebih nanti 2019 sudah tersambung semuanya, insya Allah. Kurang lebih ada 1.200 kilometer,” imbuh Presiden Jokowi saat melakukan peninjauan Jalan Tol Solo-Kertosono, di Waru, Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (15/10).

Presiden memantau langsung pengerjaan proyek jalan tol itu usai menghadiri acara puncak Sail Selat Karimata 2016 di Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Di lokasi ini, Presiden mengawasi sendiri dan memantau perkembangan pembangunan salah satu proyek infrastruktur andalan pemerintah tersebut. “Saya ke sini dalam rangka melihat perkembangan dari pembangunan jalan tol di seluruh Jawa. Kebetulan pada hari ini, saya ingin melihat perkembangan yang Semarang-Solo, Solo-Ngawi, dan Ngawi-Kertosono,” terang Presiden saat melakukan peninjauan di Kilometer 23 Tol Solo-Kertosono tersebut.

Pembangunan jaringan jalan tol tersebut bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kapasitas jaringan jalan dalam melayani lalu lintas di koridor Trans-Jawa. Selain itu, dengan semakin mudahnya mobilitas orang dan barang, diharapkan nantinya akan turut mengurangi biaya distribusi komoditas dari daerah menuju perkotaan.

Mendampingi Presiden Joko Widodo dalam peninjauan tersebut Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Direktur Utama PT. Jasa Marga Desi Arryani, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Herry Trisaputra Zuna, Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto, dan Bupati Karanganyar Juliyatmono.