Puan: 2 Tahun Jokowi-JK, IPM Naik, Ketimpangan Turun

21
Menko PKM, Puan Maharani

JAKARTA-Menteri Koordinator (Menko) bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani mengatakan kualitas manusia Indonesia mengalami peningkatan selama dua tahun ini. Hal ini bisa dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 2014 tercapai 68,8 persen, dan meningkat menjadi 69,5 pada 2015 dari target sasarannya 76,3 untuk 2019. “Dari tahun ke tahun memang IPM sudah mulai meningkat, dan insya Allah tahun 2019 sudah bisa mencapai targetnya,” kata Puan dalam acara Bress Briefing 2 Tahun Kerja Nyata Pemerintahan jokowi-JK bidang Pembangunan Manusia, di Bina Graha, Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (24/10).

Puan mengaku bersyukur atas berbagai hasil survei yang menyebutkan masyarakat cukup puas atas hasil kerja pemerintahan Jokowi-JK selama dua tahun ini. “Ini merupakan satu apresiasi dan juga tantangan bagi kita semua, khususnya yang ada di jajaran Kabinet Kerja, untuk bisa lebih melakukan satu hal yang lebih baik lagi,” ujar Puan.

Lebih lanjut, Puan mengatakan tingkat ketimpangan masyarakat juga berkurang. Hal ini terlihat dari angka gini ratio yang terus menurun. Jika pada 2014  lalu, gini ratio berada diangka 0,41 maka pada 2016 ini turun ke angka 0,40.

Sedangkan untuk tingkat kemiskinan, lanjut Puan, juga telah mengalami penurunan, yaitu dari 11,2 persen tahun 2015 menjadi 10,8 persen di tahun 2016. “Berkurang 590 ribu penduduk miskin,” ujarnya.

Menko PMK menilai, pengurangan jumlah orang miskin sebanyak 590 ribu orang itu terkait dengan penyebaran sejumlah kartu yang merupakan program Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes)  serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang menurutnya mempunyai efek yang cukup baik, sehingga mengurangi beban mereka dalam pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.

Walaupun sekarang belum terlalu sempurna, Menko PMK berharap ke depannya semua kementerian yang ada di bawah Kemenko PMK akan melakukan evaluasi dan monitoring, sehingga nanti pendistribusian kartu-kartu tersebut akan lebih baik.

“Untuk tingkat  pengangguran juga mengalami penurunan dari  5,8 persen di 2015 menjadi 5,5 persen di 2016, berkurang 430 ribu pengangguran,” lanjut Puan.

Ia menyebutkan, untuk perlindungan sosial /JKN yang melalui PBI, target sampai 2019 adalah 40 persen penduduk terbawah. Saat ini jangkauan JKN untuk penerima bantuan telah mencapai 37 persen (92,4 juta penduduk).

Adapun upaya percepatan pembangunan manusia dan kebudayaan, menurut Menko PMK, telah dilakukan di kementerian teknis, beberapa program percepatan tersebut yang telah dilakukan antara lain: Peningkatan akses dan infrastruktur pendidikan,  Peningkatan 10 kali lipatpengiriman Guru Garis Depan (GGD) di kawasan Terluar, Terdepan, dan Tertinggal, Penguatan kebudayaan dalam pendidikan, Peningkatan kapabilitas masyarakat melalui pendidikan vokasi, Peningkatan keluarga Indonesia sehat, Penurunan angka kematian ibu, bayi, dan balita, Peningkatan akses pelayanan kesehatan di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan melalui program Nusantara Sehat.

Puan menambahkan, baru-baru ini pemerintah melalui Presiden Joko Widodo secara langsung mendorong bagaimana pemberian makanan tambahan di seluruh Indonesia bisa berjalan secara masif. “Dengan demikian  diharapkan kematian ibu, bayi, dan balita nanti dapat ditekan secara menyeluruh,” pungkasnya.