Puan Belum Terkontaminasi Kekuasan, Ideal Dampingi Jokowi

92

JAKARTA-PDI Perjuangan masih belum mau menyebutkan siapa calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi capres Joko Widodo alias Jokowi, kendati sejumlah nama sudah masuk dalam radar bidikan partai moncong putih itu. Namun pengamat politik The Inisiative, Dahlan menilai kemampuan manajerial Jokowi harus ditopang oleh sosok cawapres yang  mampu mensupport kebijakan presiden.  “Jika demikian, maka sosok “baru” adalah sosok wapres yang paling ideal yaitu Puan Maharani,” jelas Dahlan di Jakarta, Selasa (6/5).

Meski usianya masih terbilang muda,  Puan katanya sangat mumpuni berpolitik.  Kepercayaan PDI Perjuangan memberinya jabatan penting di Fraksi dan di DPP Partai sudah cukup membuktikan soal kemampuan politiknya.

Hal ini mengindikasikan Puan sudah matang dalam berpolitik.  Apalagi, pada pileg ini, Puan menjabat posisi strategis sebagai Ketua Bapilu. “Dan terbukti, PDI Perjuangan bisa menang. Ini memang sebagai proses pengkaderan. Itu salah satu cara untuk membuat kader jadi matang di politik, Karena itu, duet Jokowi-Puan sangat ideal,” ungkapnya.

Menurutnya, kemampuan manajerial Jokowi yang mendapat simpati publik tidak dapat diabaikan. Kemampuan ini harus diimbangi oleh wakilnya yang berkarakter tegas namun belum terkontaminasi oleh kekuasaan. PDI Perjuangan yang selama 2 periode kekuasaan ini memposisikan sebagai partai oposisi, telah mampu melahirkan kader berkarakter kuat. “Tidak hanya Jokowi, namun juga  Tri Risma Harini  (walikota Surabaya) dan Gajar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah). Dan ini modal politik yang sangat besar buat PDI Perjuangan,” urainya.

Belajar dari sejarah PDI Perjuangan,  maka Puan adalah sosok yang sangat pantas mendampingi Jokowi. Alasannya adalah, Puan belum terkontaminasi dengan kekuasaan.

Selain itu, karakter Jokowi menonjol lainnya adalah kepemimpinan yang inovatif. Karakter pemimpin semacam ini juga membutuhkan pendamping yang harus dapat memastikan bahwa program yang dicanangkan oleh presiden harus berjalan sesuai dengan rencana. Untuk itu, wakil presiden yang mendampingi bukanlah sosok yang banyak berimprovisasi. Namun lebih pada sosok yang mampu mensupport kebijakan presiden. “Dari semua nama yang menjadi nominasi cawapres, sosok wapres yang paling ideal yaitu Puan Maharani,” jelasnya