PUPR Stop Sementara Proyek Trans Papua

8

JAKARTA-Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menegaskan proyek pengerjaan jembatan Trans Papua dihentikan untuk sementara. Hal tersebut dilakukan setelah insiden 31 pekerja Trans Papua tewas dibunuh oleh KKB. “Dengan kejadian ini semua pekerjaan dihentikan. Di ruas ini dari Mamugu sampai Wamena dihentikan sambil menunggu kondusivitas wilayah,” kata Menteri Basuki Hadimuljono di Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2018).

Selain kondusivitas wilayah, kata Basuki Hadimuljono, pihaknya juga menunggu rekomendasi Pangdam dan Kapolda Papua. “Tadi pagi saya ketemu dengan Panglima, bahwa dua jam lalu turun sudah menurunkan pasukan, dan beliau menunggu laporan yang lebih pasti tentang korbannya,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Papua membenarkan adanya informasi 31 pekerja pembangunan jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, dibunuh kelompok KKB.

Sebanyak 31 orang yang bekerja perusahaan milik BUMN PT Istaka Karya yang saat ini bekerja untuk membuka isolasi di wilayah pegunungan tengah Papua itu, sampai saat ini jenazahnya belum bisa diambil. Sebab, lokasinya jauh dari ibu kota Nduga dan Kabupaten Jayawijaya, yang terdekat dari wilayah pembangunan jembatan.

Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring mengungkapkan, bersama Kapolda Papua, pihaknya akan langsung ke lokasi pembunuhan 31 pekerja. “Besok saya dengan Kapolda Papua akan menuju pegunungan tengah, untuk mengecek kebenaran informasinya. Nanti, kalau informasinya sudah didapat akan kami sampaikan publik,” paparnya. ***