Satu Lagi, Starup Asal Indonesia Segera Masuk Unicorn

924
kompas.com

JAKARTA-Indonesia akan segera memiliki perusahaan rintisan (startup company) kedua yang masuk ke dalam jajaran “unicorn” atau memiliki nilai valuasi lebih dari satu miliar dolar AS. Namun sayangnya perusahaan tersebut masih belum dibuka ke publik. “Kita sudah punya satu unicorn, tahun ini akan ada unicorn yang kedua,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Jakarta, Senin malam.

Perusahaan rintisan di Indonesia yang saat ini termasuk jajaran “unicorn” adalah perusahaan aplikasi angkutan PT Go-Jek Indonesia. Go-Jek, yang telah beroperasi di 25 kota besar di Indonesia, di pertengahan 2017 ditaksir memiliki valuasi sekitar tiga miliar dolar AS atau lebih dari Rp40 triliun.

Rudiantara masih enggan menyebutkan nama perusahaan rintisan yang menyusul Go-Jek sebagai perusahaan “unicorn”. “Nantilah, tunggu menjadi di akhir tahun,” katanya.

Menkominfo mengatakan bahwa hal yang perlu digarisbawahi adalah Indonesia akan mampu memenuhi target menghasilkan minimal satu perusahaan “unicorn” setiap tahun. “Target 1 tahun ada unicorn itu terjadi. Pokoknya tahun ini unicorn kedua ada di Indonesia,” katanya.

Meskipun belum bersedia memberi bocoran mengenai “unicorn” kedua Indonesia tersebut, Rudiantara mengatakan bahwa perusahaan tersebut mampu mempekerjakan ribuan pegawai. ***