SBY Mudah Diprovokasi

22
Ketua Fraksi Hanura DPR RI, Inas N Zubir

Oleh: Inas N Zubir

Kebaperan-nya Susilo Bambang Yudhoyono  (SBY) merupakan titik lemahnya selama ini, sehingga begitu mudah Ketua Umum Partai Demokrat ini diprovokasi oleh siapapun termasuk oleh anak buahnya sendiri. Pada saat kampanye damai yang lalu, kita juga disuguhi tontonan tak menarik drama baper-nya SBY yang walk out sebelum acara selesai.

Drama kebaperannya SBY ternyata tidak berhenti disitu. SBY yang memang ahli bermain watak ini terus memainkan berbagai drama yang jelas tidak berbobot. Terbaru, SBY yang juga piawai bernyanyi ini kembali menyuguhkan drama dengan lakon agar tidak menganggu koalisinya dengan sohibnya Prabowo.

Pernyataan SBY yang meminta agar agar koalisinya tidak diganggu, justru menimbulkan tanda tanya bagi masyarakat, apakah SBY menuduh koalisi Jokowi yang melakukan?

Jika benar SBY menuduh seperti itu maka dia perlu membuktikan secara hukum, karena jika tidak maka rakyat Indonesia akan menduga bahwa koalisi Prabowo-lah yang melakukan “playing victim” dengan pemeran penderitanya adalah Partai Demokrat pimpinan SBY.

Sudah ada 2 tontonan “playing victim” yang diperankan semuanya oleh Prabowo and the gang, yaitu “Ratna Sarumpaet Gate” dan “Sandiwara Uno”, bisa jadi kasus perusakan atribut Partai Demokrat diduga dilakukan oleh kelompok Prabowo sendiri untuk menarik SBY kembali fokus ke koalisi dimana sebelumnya SBY sempat menyatakan bahwa Partai Demokrat membebaskan kader dan caleg-nya dalam memilih capres di 2019.

Penulis adalah Ketua Fraksi Hanura DPR RI