Setnov Siap Kembalikan Kejayaan Golkar

31

JAKARTA-Calon Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto mengaku sudah menyiapkan tujuh program prioritas jika nanti terpilih sebagai ketua umum pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang akan dilaksanakan 15-17 Mei 2016, di Bali.

Dalam rilis yang diterima wartawan di Jakarta, Rabu (11/5), Setya Novanto menyebut tujuh program prioritasnya tersebut.

Pertama, melakukan konsolidasi total untuk menyatukan kembali seluruh kekuatan Partai Golkar dalam satu barisan yang kokoh dan solid, mulai dari pusat sampai ke tingkat desa dan Kelurahan.

Kedua, menjadikan desa dan kelurahan sebagai basis Partai Golkar dan pusat aspirasi masyarakat.

Ketiga, memberikan peran yang lebih kepada DPD Provinsi dan DPD Kabupaten/Kota dalam pembinaan organisasi, kaderisasi, dan keanggotaan.

Keempat, melakukan transformasi Partai Golkar menjadi partai modern dengan menjalankan modernisasi organisasi, kaderisasi, dan pembinaan anggota.

Kelima, membentuk pusat pendidikan kader dan pusat penelitian dan pengembangan Partai Golkar yang profesional.

Keenam, menetapkan politik legislasi dan politik anggaran Partai Golkar untuk mewujudkan visi negara kesejahteraan dalam kebijakan kenegaraan dan pembangunan nasional.

Ketujuh, menyukseskan pemilu legislatif dan pemilu Presiden 2019 serta pilkada 2017, dan 2018.

Novanto meyakini ketujuh program prioritas merupakan solusi terbaik setelah partai Golkar mengalami kekalahan di dua kali pemilu legislatif (2009-2014) dan tiga kali pemilu Presiden (2004, 2009, 2014).

Di tambah lagi dengan problem dualisme kepengurusan baru-baru ini yang merembet sampai ke tingkat kabupaten/kota.

“Semua itu harus diakhiri, Golkar harus bangkit dan saatnya untuk bersatu. Harus dicari jalan keluar agar Partai Golkar tetap eksis sebagai partai besar,” kata Novanto.

Di tempat terpisah, pengamat politik dari Formappi, Lucius Karus mengapresiasi gagasan tujuh program prioritas mantan Ketua DPR tersebut.

Tujuh program tersebut, kata dia, merupakan wujud pengejawantahan gagasan Novanto untuk tidak saja bagaimana membuat Partai Golkar tetap eksis sebagai partai besar, namun yang lebih penting dari itu Novanto sudah menggagas agar partai Golkar mampu memberikan kontribusi yang besar juga kepada negara dan bangsa ini.

Persoalan sekarang, mampukah Novanto meyakinkan para pemilih di tubuh Partai Golkar untuk memilih dia.

“Jika Novanto mampu meyakini para pemilik suara Munaslub Partai Golkar dengan gagasannya itu, bukan hal yang tidak mungkin jika ia terpilih sebagai pemenang,” imbuhnya. ***