Slab Baja 80.000 ton Dipasok ke KS

136
kontan.co.id

JAKARTA- PT Krakatau Steel (Persero) (KRAS) mengaku telah meriman pasokan 80.000 ton slab baja perdana dari anak usahanya, yakni PT Krakatau Posco (KS Posco). “Selain itu, adanya pasokan ini akan membuat fleksibilitas pemenuhan order lebih baik dari sebelumnya,” kata
Direktur Utama Krakatau Steel, Irvan K Hakim dalam siaran persnya, Minggu, (09/3/2014).

Menurut Irvan, berdasarkan perkiraan Krakatau Steel akan mendapatkan pasokan minimal 1 juta ton slab baja per tahun atau setara 50% dari 2,1 juta ton total kebutuhan slab baja pada tahun ini. “Adanya sumber slab dari Krakatau Posco akan mampu meningkatkan daya saing perusahaan, menurunkan biaya produksi, dan mempercepat delivery,” tambahnya

Lebih jauh kata Irva, pengiriman slab baja ini akan mampu mengatasi persoalan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, yang cukup menghantam industri baja nasional, terutama karena lead time order yang lebih singkat. “Sinergi bisnis ini akan mampu mendorong tumbuh berkembangnya industrialisasi di Indonesia,” ujarnya seraya menambakan produk baja merupakan kebutuhan mendasar di berbagai sektor industri. “Kami berharap dan optimis perusahaan akan meningkatkan kinerjanya di masa mendatang,”

Penelitian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPEM-FEUI), pembangunan dan operasionalisasi pabrik KS-Posco, dalam kurun waktu 2010-2036, jumlah output ekonomi dan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia masing-masing dapat mencapai Rp 946 triliun dan Rp 314 triliun.

Seperti diketahui, PT Krakatau Posco adalah perusahaan joint venture (patungan) antara perusahaan baja asal Korea, Posco dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Komposisi sahamnya saat ini adalah 70% untuk Posco, 30% untuk PT Krakatau Steel dan akan meningkat menjadi 45% di tahun 2015. (ek)